Surabaya – jurnalperistiwa.id,// Warga Bulak Cumpat Barat Gang 8 RT 9, Kecamatan Bulak, Kelurahan Bulak, mengeluhkan pengerjaan proyek pemasangan U-Ditch dan paving yang dinilai asal jadi dan tidak tuntas. Proyek yang seharusnya memperbaiki drainase dan jalan justru menimbulkan masalah baru bagi warga.
Tanah bekas galian yang dibiarkan menumpuk saat pekerjaan penggalian awal tanpa dibersihkan langsung atau dibuang langsung diluar sehingga menutup akses masuk ke rumah-rumah warga selama 2 minggu baru di angkut mengunakan tosa,Akibatnya kendaraan bermotor milik warga terpaksa diparkir di luar gang. Bahkan, salah satu warga mengaku kehilangan sepeda motor Honda Beat karena terpaksa diparkir jauh dari rumah.
“Pekerjaan ini banyak yang janggal. U-Ditch seperti ular, naik turun. Ada yang belum dipasang, dibiarkan begitu saja. Paving lama tidak dibongkar tapi langsung ditumpuk dengan paving baru. Di ujung gang warga sendiri yang akhirnya memasang paving dan menutup U-Ditch,” ungkap seorang warga kepada media.
Baca juga: IMSJ Surabaya Sukses Gelar Audisi Karaoke Meriah di Labara Café
Yang lebih disesalkan, papan pemberitahuan proyek baru dipasang setelah pekerjaan Pemasangan U-Ditch hampir selesai, sekitar dua minggu sebelum target selesai, dan informasi yang tertera tidak transparan. “Papan proyek saja tidak lengkap dan tidak tranaparans kepada publick atau masyarakat seharusnya papan ada nilai kontrak Nama CV atau kontraktor yang harus di cantumkan keterangannya,” lanjutnya.
Hingga Selasa (23/9/2024), tahap finishing belum juga dilaksanakan. Warga mengaku dijanjikan oleh pihak pelaksana bahwa pengerjaan finishing akan dimulai pada hari Senin, namun hingga kini tidak ada aktivitas pekerjaan sama sekali.
Baca juga: LHKPN Inisial A Disebut Lampaui Harta Kekayaan Sekdaprov Jatim
Warga berharap pihak pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan agar proyek yang dibiayai dari anggaran publik tersebut benar-benar diselesaikan dengan baik dan sesuai standar, bukan malah asal jadi dan menyusahkan masyarakat sampai kehilangan speda motor akibat akses jalan tidak ada. (Red)
Editor : Redaksi