Pemdes Sempu Bersama Puskesmas Gelar Sosialisasi Pencegahan AIDS, TBC dan Malaria

Kepala Desa Sempu, Nanang Santoso memberikan sambutannya dalam kegiatan Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan ATM di Aula Desa Sempu, Jumat (25/9/2026).
Kepala Desa Sempu, Nanang Santoso memberikan sambutannya dalam kegiatan Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan ATM di Aula Desa Sempu, Jumat (25/9/2026).

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Pemerintah Desa Sempu berkolaborasi dengan Puskesmas setempat menggelar Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan ATM (AIDS, Tuberkulosis/TBC dan Malaria), Jumat (25/9/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Sempu tersebut diikuti sejumlah unsur masyarakat, di antaranya tokoh perempuan, kader kesehatan, pengawas menelan obat (PMO) TBC serta penderita TBC.

 

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan, deteksi dini, serta penanganan penyakit menular.

 

Kepala Desa Sempu, Nanang Santoso, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan pemahaman yang kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Nanang juga berpesan kepada seluruh peserta agar turut berperan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga, meningkatkan kepedulian terhadap penyakit menular, serta tidak memberikan stigma kepada masyarakat yang sedang menjalani pengobatan.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bagaimana cara mencegah penyakit, mengenali gejalanya dan segera mendapatkan penanganan apabila ditemukan tanda-tanda penyakit,” ujar Nanang dalam sambutannya.

 

Ia menambahkan, keterlibatan kader dan masyarakat sangat penting dalam mendukung program kesehatan, termasuk membantu memastikan penderita TBC menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas. Serta berpesan kepada Kader perempuan agar putra putrinya jangan sampai terlibat dengan narkoba.

 

Sementara itu, Robert, S.Kep., Ners, dari Puskesmas Sempu menyampaikan materi mengenai penyakit malaria. Ia menjelaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap malaria, termasuk mengenali gejala serta melakukan langkah-langkah pencegahan.

 

Robert mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria. Menurutnya, pengetahuan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit tersebut.

 

Materi berikutnya disampaikan oleh Juniah, A.Md.Kep., pemegang program HIV dan TBC Puskesmas Sempu. Ia memberikan penjelasan mengenai HIV/AIDS dan TBC, mulai dari upaya pencegahan, pentingnya pemeriksaan dan deteksi dini, hingga kepatuhan menjalani pengobatan bagi pasien TBC.

 

Juniah juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan terhadap pasien. Pendampingan yang baik diharapkan dapat membantu pasien menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan dan mencegah terjadinya penularan.

 

“Harapannya, masyarakat semakin terbuka untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tidak takut maupun malu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Bagi penderita TBC, pengobatan harus dijalani secara teratur sampai tuntas sesuai petunjuk tenaga kesehatan,” terang Juniah.

 

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Desa Sempu bersama Puskesmas Sempu berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan, pemeriksaan dini, pengobatan yang tepat, serta dukungan terhadap pasien dalam upaya menekan penyebaran AIDS, TBC dan malaria di wilayah Desa Sempu.

 

 

Kegiatan berlangsung dengan sesi penyampaian materi dan diskusi bersama peserta, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung dari tenaga kesehatan terkait langkah-langkah pencegahan dan penanganan ketiga penyakit tersebut. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi