GRESIK | Jurnalperistiwa.id -Sebuah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam semalam yang disebut Isra Mi'raj menjadi peristiwa penting bagi umat Islam. Sebuah kisah yang menceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerussalem dan dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha yang menerima perintah untuk menjalankan ibadah salat wajib lima waktu. Peristiwa yang terjadi pada 27 Rajab tahun ke-10

Kegiatan tersebut diperingati tim hadrah Al ikhlas gresik melalui pengajian di depan musholla mambaus shakinah jl.usman sadar Gg.16 Rt.06 Rw.01 kelurahan karang turi kabupaten gresik,jum'at (30/1/26) yang di hadiri oleh penceramah KH. FALAQUL ALAM dari Mojokerto serta Qori nasional WILDAN FARUQIL AHKAM dari Gresik.
Ratusan jamaah memadati halaman depan Musholah Mambaus sakinah untuk memperingati peristiwa luar biasa, perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu ke Sidratil Muntaha.
Pengajian akbar ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam ceramahnya, KH. FALAQUL ALAM menekankan bahwa Isra Mi'raj bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum untuk meningkatkan kedisiplinan shalat lima waktu sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.
Tak hanya ceramah, rangkaian acara juga diisi dengan Qori dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama untuk kedamaian umat.
'Kami berharap dengan peringatan ini, kita lebih memaknai shalat bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan jiwa. Semoga kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah,' ujar salah satu jamaah."
Peristiwa Isra Mi'raj senantiasa menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah yang meneladani ahlak Rosululloh.(Ta)
Editor : Redaksi