SEMARAKKAN SEMANGAT SUMPAH PEMUDA, UNIVERSITAS DINAMIKA GELAR PASKIBRA FESTIVAL 3.0

“Muda Berkarya untuk Bangsa” Jadi Tema Pengobar Jiwa Nasionalisme Generasi Muda
“Muda Berkarya untuk Bangsa” Jadi Tema Pengobar Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

Surabaya - jurnalperistiwa.id, Semangat Sumpah Pemuda kembali bergema di lingkungan Universitas Dinamika Surabaya saat ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Jawa Timur 26 Oktober 2025 tampil penuh semangat dalam Paskibra Festival 3.0. Kegiatan ini menjadi ajang kreasi, kedisiplinan, dan persatuan yang memadukan ketegasan baris-berbaris dengan nilai-nilai nasionalisme dan kepemimpinan.

Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Universitas Dinamika—yang dulu dikenal sebagai STIKOM Surabaya—menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia berkarakter, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Melalui tema “Muda Berkarya untuk Bangsa”, universitas ini mengajak para pemuda untuk tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh UKM Paskibra Universitas Dinamika tersebut diikuti oleh 51 tim dari berbagai kota di Jawa Timur, terdiri dari 24 tim tingkat SMP/MTs, 27 tim SMA/SMK/MA, serta 3 tim purna paskibra. Mereka berkompetisi dalam kategori PBB Perpang (Peraturan Panglima TNI) dan Kreasi Variasi, memperebutkan sembilan piala bergilir bergengsi dari berbagai instansi, antara lain Kemenpora RI, Gubernur Jawa Timur, Danpasmar 2, Dankodiklatal, Kapolda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Dansat Brimob Polda Jatim, Dandim 0831/ST, dan Piala Rektor Universitas Dinamika.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Dinamika, Dr. Budi Jatmiko, menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya acara ini yang bertepatan dengan semangat Sumpah Pemuda.

“Paskibra Festival bukan sekadar ajang lomba baris-berbaris, melainkan wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Tema ‘Muda Berkarya untuk Bangsa’ bukan hanya slogan, tapi panggilan jiwa untuk berprestasi dan berkontribusi bagi negeri,” ujar Budi.


Budi juga menegaskan bahwa festival ini merupakan wujud nyata dari komitmen Universitas Dinamika dalam mendukung pembentukan generasi muda yang cerdas akademis, tangguh mental, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang secara resmi membuka kegiatan. Emil memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Universitas Dinamika menggelar festival yang mampu menginspirasi semangat kepemudaan.

“Paskibra adalah bentuk cinta tanah air yang sudah terlembagakan. Selama puluhan tahun, Paskibra terbukti mencetak generasi bangsa yang luar biasa. Festival seperti ini penting untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman modern,” ungkap Emil.


Dalam kesempatan itu, Emil juga mengingatkan generasi muda agar tetap menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan sosial di tengah derasnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

“Kalau anak muda kita hanya sibuk di depan layar, mereka akan kehilangan modal kemanusiaannya. AI mungkin menguasai dunia maya, tapi dunia nyata harus tetap dikuasai manusia. Para peserta Paskibra Festival ini adalah bukti nyata generasi yang tidak mager dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.


Selain dua kategori utama, Paskibra Festival 3.0 juga menampilkan kategori Bintang Pembaris Muda, yang memberi ruang bagi peserta untuk menyuarakan aspirasi dan kepedulian terhadap isu sosial, termasuk tantangan teknologi bagi remaja—sejalan dengan pesan yang disampaikan Wakil Gubernur Emil Dardak.

Kemeriahan festival ini juga semakin terasa dengan hadirnya food bazar, expo kampus, dan pertunjukan musik & entertainment, yang terbuka bagi masyarakat umum. Acara berlangsung meriah dari pagi hingga malam hari dan menjadi ajang pertemuan antarpelajar dari berbagai daerah untuk saling mengenal dan berkreasi secara positif.

Salah satu peserta dari SMK Pembangunan Surabaya mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti kompetisi ini.

“Kami senang bisa tampil di Paskibra Festival Universitas Dinamika. Selain bisa mengasah kemampuan, kami juga mendapat pengalaman baru dan suasana lomba yang berbeda setiap tahunnya,” ujarnya.


Melalui Paskibra Festival 3.0, Universitas Dinamika bersama ratusan pelajar dari seluruh Jawa Timur menegaskan kembali makna Sumpah Pemuda—bahwa semangat persatuan dan tekad berkarya adalah pondasi utama dalam membangun bangsa.

“Dari lapangan baris-berbaris, lahirlah pemuda-pemuda tangguh yang siap menjaga persatuan dan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.” (red)

Editor : Redaksi