Pasmar 2 Selidiki Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Fokus pada Uji Balistik dan Penanganan Korban

Dalam prosesnya, Pasmar 2 memfokuskan investigasi pada uji balistik serta penanganan menyeluruh terhadap korban.
Dalam prosesnya, Pasmar 2 memfokuskan investigasi pada uji balistik serta penanganan menyeluruh terhadap korban.

Gresik | Jurnalperistiwa.id -  Pasukan Marinir 2 (Pasmar 2) Surabaya terus menyelidiki dugaan insiden peluru nyasar yang terjadi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

 

Dalam prosesnya, Pasmar 2 memfokuskan investigasi pada uji balistik serta penanganan menyeluruh terhadap korban.

 

Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto, menegaskan pihaknya menjalankan penyelidikan secara teknis dan terbuka untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

 

“Proses pemeriksaan masih berjalan. Kami melakukan uji balistik dan uji tembak untuk mengetahui asal serta jangkauan proyektil,” ujar Oni.

 

Pasmar 2 mengumpulkan seluruh bukti di lapangan dan menganalisis data teknis secara detail. 

 

Tim investigasi juga melibatkan ahli independen untuk memastikan hasil pemeriksaan berjalan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Selain fokus pada investigasi, Pasmar 2 juga memberikan penanganan langsung kepada korban. 

 

Pihaknya menanggung perawatan medis, membantu proses pemulihan, serta memberikan santunan kepada keluarga korban.

 

Pasmar 2 turut memperkuat koordinasi dengan PT Pindad (Persero) guna mendukung proses uji teknis senjata dan analisis balistik. 

 

Langkah ini dilakukan untuk memperjelas sumber tembakan yang diduga berasal dari area latihan militer.

 

Sementara itu, proses hukum tetap berjalan melalui Polisi Militer Komando Daerah Angkatan Laut (Pom Kodaeral V).

 

Pasmar 2 menegaskan komitmennya untuk menghormati proses hukum serta bersikap transparan terhadap seluruh pihak.

 

Insiden tersebut terjadi saat kegiatan sekolah berlangsung pada Rabu (17/12/2025) dan melibatkan dua siswa sebagai korban. 

 

Keduanya segera mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.

 

Pasmar 2 menegaskan akan mengevaluasi seluruh prosedur latihan dan memperketat standar keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.(wati)

Editor : Redaksi