Suro Aman, Lamongan Kompak Jaga Kondusivitas Bersama FORKOPIMDA Dan TNI - POLRI

jurnalperistiwa.id
Menjelang malam Tahun Baru Islam 1 Muharram dan agenda pengesahan warga baru perguruan silat, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan

LAMONGAN | Jurnalperistiwa.id – Menjelang malam Tahun Baru Islam 1 Muharram dan agenda pengesahan warga baru perguruan silat, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan bersama TNI, Polri, Forkopimcam, serta berbagai stakeholder sepakat memperkuat sinergi demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Sinergitas yang digelar di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan langkah bersama dalam mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif selama rangkaian kegiatan Suro dan pengesahan warga baru perguruan silat.

Baca juga: Kebakaran Rumah Dua Lantai di Tambak Segaran Surabaya Berhasil Dipadamkan, Tiga KK Terdampak Dapat Bantuan Darurat

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa seluruh elemen harus bersatu menjaga Lamongan sebagai rumah bersama.

“Menjelang malam Tahun Baru Islam dan pengesahan warga baru perguruan silat, kita harus satu persepsi dan satu komitmen. TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh organisasi perguruan silat siap menjaga Lamongan tetap aman dan harmonis dengan mengedepankan pendekatan persuasif,” tegasnya.

Bupati dan Kapolres Lamongan yang turut hadir juga mengapresiasi sikap dewasa para pimpinan perguruan silat yang berkomitmen mendukung terciptanya suasana aman dan tertib. Seluruh peserta rapat sepakat memperkuat koordinasi, meningkatkan deteksi dini, serta mengoptimalkan peran Forkopimcam hingga tingkat desa.

Baca juga: H. Budi Leksono Hadiri Senam SICITA PAC PDI Perjuangan Simokerto, Kobarkan Semangat Bung Karno dan Hidup Sehat

Sebagai langkah nyata, akan didirikan posko-posko pengamanan bersama di sejumlah titik strategis guna memantau mobilitas massa selama malam Tahun Baru Islam dan prosesi pengesahan warga baru.

Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Ikrar Maklumat Suro Aman dan Damai, sebagai simbol komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Heru MAKI Ingatkan Pentingnya Rekam Jejak Kadis OPD Jatim, Laporan Masyarakat Harus Jadi Acuan Utama Asesmen

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan perguruan silat, Lamongan diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, damai, serta menjadi contoh harmonisasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.

(Red)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru