Gresik | Jurnalperistiwa.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H kembali ditunjukkan oleh komunitas seniman dangdut Jawa Timur, MANDJA’22. Melalui kegiatan santunan anak yatim, buka bersama, serta berbagi takjil, para pelaku seni ini tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menebarkan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang digelar pada Selasa, 17 Maret 2026 tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di Warung Lesehan 99, Driyorejo, Kabupaten Gresik. Acara ini diinisiasi langsung oleh panitia pelaksana dari komunitas MANDJA’22 sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antar anggota dan masyarakat sekitar.
Baca juga: Adnan Ketua DPC Gresik Ucapkan Selamat Idul Fitri; Momen Kebahagiaan, Kedamaian dan Kebersamaan.
Ketua panitia, Eko Sukarno Putro, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para seniman dangdut untuk turut ambil bagian dalam aksi sosial, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa seniman dangdut tidak hanya hadir di atas panggung, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama, terutama anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.
Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas hiburan di wilayah Gresik dan sekitarnya, seperti Perti SNIPER, SENDJA, PAMDI, serta Ketua Umum IMSJ, Nova dan Ketua IMSJ DPP yang turut hadir memberikan dukungan dan suport.
Baca juga: Adnan Ketua DPC Gresik Ucapkan Selamat Idul Fitri; Momen Kebahagiaan, Kedamaian dan Kebersamaan
Tak hanya dari kalangan seni, kegiatan ini juga dihadiri oleh perangkat desa setempat, termasuk Camat dan Lurah yang memberikan apresiasi serta dukungan atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
Selain santunan, momen buka puasa bersama menjadi bagian penting dalam acara ini. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental, mempererat hubungan antara komunitas seniman dan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris panitia, Titta Nafta Purwanto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang akan terus dikembangkan di masa mendatang.
Baca juga: MAKI Jatim Konsisten Berbagi,1.000.Paket Takjil Dibagikan di Hari ke-27 Ramadan
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus berbagi dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian, komunitas MANDJA’22 membuktikan bahwa seni dangdut bukan sekadar hiburan, melainkan juga menjadi sarana untuk menebar kebaikan dan menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Editor : Redaksi