Surabaya —jurnalperistiwa.id,Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, H. Budi Leksono, SH, menggelar reses masa sidang ke-2 tahun 2025 di Jalan Tembakan Gang II, Kelurahan Bubutan, Kecamatan Bubutan, Senin (15/09/2025). Agenda ini menjadi ajang bagi masyarakat menyampaikan berbagai keluhan dan harapan langsung kepada wakil rakyatnya.
Turut hadir H. Muhammad Jupri, SH, yang dikenal selalu mendampingi Budi Leksono dalam berbagai kegiatan dan menjadi motor penggerak aspirasi warga di kawasan tersebut. Kehadiran dua tokoh ini mendapat sambutan hangat dari para ketua RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat.
Ketua RW 6, RW 3, dan RW 7 Bubutan menyatakan apresiasinya atas kunjungan Budi Leksono. “Kami senang kehadiran Bapak Budi Leksono di wilayah kami. Semoga dapat menyerap keluhan-keluhan di lingkungan RW 8,” ujar salah satu perwakilan RW dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Budi Leksono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada warga serta pihak yang telah memfasilitasi kegiatan reses.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul pada agenda reses ini. Saya juga berterima kasih kepada Pak RW dan seluruh pengurus yang telah menyediakan tempat,” ungkapnya.
Budi menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. “Reses ini adalah masa cuti dari kegiatan sidang, sehingga kami bisa langsung turun ke masyarakat. Saya lebih suka mendengar apa yang menjadi permasalahan dan kebutuhan warga. Semua aspirasi akan kami tampung dan perjuangkan, meskipun tidak semua bisa terealisasi,” jelasnya.
Pada pertemuan ini, berbagai aspirasi disampaikan warga. Ketua RW 3 Tembakan mengungkapkan kondisi memprihatinkan gedung serbaguna yang selama ini digunakan untuk PAUD, TK, dan kegiatan bulu tangkis. Gedung yang sudah puluhan tahun tidak direnovasi ini dinilai mendesak untuk diperbaiki karena tembok lapuk dan pondasi rusak sehingga cat ulang tak lagi menjadi solusi.
Perwakilan RW 6 Kelurahan Bubutan, Kampung Lamas Mas Pati, juga menyampaikan dua permohonan penting. Pertama, perbaikan gedung balai RW di RT 4 yang terbengkalai dan hanya setengah jadi. Gedung yang dulunya untuk PAUD kini berbahaya karena dek yang cekung dan hampir roboh sehingga tidak dapat difungsikan. Kedua, warga meminta perbaikan gapura pintu masuk dari Jalan Semarang menuju Kampung Mas Pati yang rusak akibat penggusuran.
Warga berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian serius agar fasilitas umum di wilayah mereka kembali berfungsi optimal demi kepentingan bersama.
Menanggapi berbagai masukan, Budi Leksono menegaskan komitmennya. “Reses ini adalah wadah kita bersama untuk menyerap aspirasi warga. Saya pastikan seluruh masukan yang disampaikan akan saya bawa ke rapat pembahasan di dewan, sehingga bisa diperjuangkan menjadi kebijakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat Bubutan,” tegasnya.
(Sulaiman)
Editor : Redaksi