Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Tempeh Turun Langsung ke Lahan Pertanian Warga

Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Tempeh Turun Langsung ke Lahan Pertanian Warga
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Tempeh Turun Langsung ke Lahan Pertanian Warga

Lumajang, | Jurnalperistiwa.id - Jajaran Polsek Tempeh, Polres Lumajang, terus memperkuat dukungannya terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Melalui peran sebagai "Polisi Penggerak Ketahanan Pangan", personel Polsek Tempeh aktif menyambangi lahan pertanian warga untuk menyerap aspirasi sekaligus melakukan mitigasi dini terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani pada musim tanam tahun ini, Senin (28/9/2026).

 

Aksi lapangan ini dilaksanakan oleh Aiptu Hendra Soegihartono, S.H. bersama Aipda Donny Fibrianto, S.H. yang menemui langsung Mujiono, seorang petani warga Dusun Kebonan, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. Dalam dialog tatap muka di area persawahan, petugas meninjau perkembangan tanaman jagung serta menggali informasi seputar kendala kelancaran pasokan pupuk, obat-obatan, hingga alat pertanian.

 

Kapolsek Tempeh, AKP Syamsul Arifin, S.Pd., menjelaskan bahwa langkah yang diambil anggotanya merupakan komitmen nyata kepolisian dalam mengawal kedaulatan pangan nasional dari akar rumput.

 

"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaan," ujar AKP Syamsul Arifin, S.Pd.

 

Kapolsek Tempeh menegaskan pentingnya mendengarkan suara dan masukan langsung dari para pelaku sektor pertanian di lapangan agar hambatan produksi dapat diantisipasi sejak dini.

 

"Melalui interaksi langsung ini, personel Polisi Penggerak Ketahanan Pangan dapat memetakan berbagai kendala teknis maupun ketersediaan sarana produksi pertanian yang dialami warga," jelasnya.

 

Seluruh masukan dan aspirasi yang dihimpun para petugas nantinya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk dijadikan bahan pertimbangan kebijakan sektor pertanian daerah.

 

"Aspirasi para petani akan kami teruskan kepada dinas terkait sebagai bahan masukan pembuat kebijakan, sehingga solusi terbaik dapat segera dirumuskan demi mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan nasional," pungkas AKP Syamsul Arifin, S.Pd.

(Opick) 

Editor : wartawan