BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Drama adu penalti akhirnya menjadi penentu semifinal kedua Kades Cup Jambewangi 2026. Arsabonta, wakil Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, memastikan tiket final setelah menundukkan Densus 88 dari Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, dengan skor 5-4 melalui tos-tosan.
Duel berlangsung di Stadion Ombak Laut Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Jumat (18/9/2026). Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo, S.H., bersama jajaran turut hadir menyaksikan pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Sejak menit awal, kedua tim langsung memperagakan karakter permainan masing-masing. Densus 88 mengandalkan sirkulasi bola pendek untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara Arsabonta memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik.
Arsabonta lebih dulu memperoleh peluang. Namun, percobaan awal mereka belum membuahkan hasil. Tekanan kemudian berbalik. Arsabonta mulai mengurung pertahanan Densus 88.
Dari sisi kanan, sebuah tembakan langsung dilepaskan pemain Arsabonta. Bola masih melambung di atas mistar. Tak berselang lama, peluang kembali datang dari area yang sama. Kali ini tembakan mendatar masih melebar dari gawang.
Densus 88 mencoba merespons. Serangan dibangun dari sisi kanan pertahanan Arsabonta. Umpan lambung dikirim ke depan gawang, tetapi tak satu pun pemain Densus 88 mampu menyambutnya.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim masih sama kuat. Skor 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Densus 88 mendapatkan peluang melalui serangan balik dari sisi kiri. Tendangan mendatar yang dilepaskan masih mampu diamankan kiper Arsabonta.
Arsabonta juga tak berhenti mengancam. Sebuah tembakan dari luar kotak penalti kembali dilepaskan, tetapi bola melayang di atas mistar.
Dinding pertahanan Densus 88 tampil rapat. Arsabonta beberapa kali mencoba mencari celah, termasuk melalui sisi kiri. Namun, peluang yang tercipta belum mengarah tepat ke gawang.
Di tengah ketatnya duel, atmosfer tribune ikut memanas. Pendukung Arsabonta yang berada di sisi selatan stadion tak henti menyanyikan yel-yel untuk membakar semangat timnya.
Densus 88 kemudian balik menekan. Mereka berusaha mengurung pertahanan Arsabonta dan mencari celah melalui permainan bola pendek.
Peluang kembali tercipta untuk Arsabonta lewat tendangan mendatar. Namun, kiper Densus 88 masih sigap mengamankan bola.
Kesempatan terbaik datang ketika Densus 88 melakukan handball. Arsabonta mendapat tendangan bebas. Bola diarahkan ke gawang, tetapi masih bisa ditepis pagar hidup pemain Densus 88.
Sampai 90 menit pertandingan berakhir, tak ada gol yang tercipta. Skor tetap 0-0.
Penentuan tiket final pun harus dilakukan melalui adu penalti. Dalam drama tos-tosan tersebut, Arsabonta akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4.
Hasil itu membawa Arsabonta ke partai puncak Kades Cup Jambewangi 2026. Mereka akan menghadapi Legenda Hidup, tim asal Kecamatan Glenmore.
Partai final dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi