Insentif Cair, Pemdes Kalibaru Kulon Minta Perangkat RT-RW Makin Responsif

Penyaluran insentif RT/RW Desa Kalibaru Kulon berlangsung di Pendopo Desa Kalibaru Kulon, Banyuwangi. Pengurus RT/RW menerima insentif periode April–September 2026 sekaligus mengikuti pertemuan untuk memperkuat silaturahmi dan koordinasi kegiatan wilayah.
Penyaluran insentif RT/RW Desa Kalibaru Kulon berlangsung di Pendopo Desa Kalibaru Kulon, Banyuwangi. Pengurus RT/RW menerima insentif periode April–September 2026 sekaligus mengikuti pertemuan untuk memperkuat silaturahmi dan koordinasi kegiatan wilayah.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Peran RT dan RW tak berhenti pada urusan administrasi warga. Di tingkat paling bawah inilah kondisi masyarakat terpantau secara langsung. Mulai persoalan kesehatan, pendidikan, pangan, hingga sosial.

Karena itu, Pemerintah Desa Kalibaru Kulon menyalurkan insentif kepada 65 pengurus RT dan RW. Penyaluran kali ini untuk periode April hingga September 2026 atau selama enam bulan.

Sebanyak 52 RT dan 13 RW menerima insentif tersebut. Besarannya Rp100 ribu per bulan. Sehingga, masing-masing menerima Rp600 ribu untuk periode enam bulan.

Ketika ditemui, Kepala Desa Kalibaru Kulon, Imam Syafi'i mengatakan, insentif menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengurus lingkungan yang selama ini berhadapan langsung dengan warga.

"Sangat penting sekali. Yang paling paham kondisi di wilayah masing-masing adalah RT dan RW, meliputi masalah kesehatan, pendidikan, pangan, sosial, semuanya," katanya, pada Jumat (18/9/2026).

Penyaluran insentif tersebut juga dirangkai dengan pertemuan antara pemerintah desa dan pengurus RT/RW. Forum itu dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyamakan informasi terkait berbagai kegiatan di wilayah.

Momentum tersebut juga menjadi ruang evaluasi setelah sejumlah kegiatan masyarakat digelar sepanjang Agustus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

"Pertemuan ini sekaligus untuk menguatkan silaturahmi antara pemerintah desa dengan segenap RT dan RW, khususnya untuk mengomunikasikan kegiatan-kegiatan di wilayah masing-masing," ujarnya.

Untuk pembayaran insentif, periode Januari hingga Maret telah disalurkan sebelumnya. Sementara jatah Oktober hingga Desember akan diberikan pada akhir tahun.

Pemdes Kalibaru Kulon berharap komunikasi antara perangkat desa dan pengurus RT/RW tetap terjaga. Sebab, informasi dari lingkungan menjadi salah satu pijakan penting dalam merespons kebutuhan warga.

"Memang sangat kami butuhkan kerja sama dari RT dan RW menyangkut semua hal yang berkaitan dengan masyarakat," pungkasnya. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi