Ratusan Siswa SMPN 1 Tegaldlimo Jalani Skrining Kesehatan

Salah satu siswa SMPN 1 Tegaldlimo melakukan pemeriksaan dalam rangka skrining kesehatan yang digelar oleh Puskesmas Tegaldlimo pada Selasa (8/9/2026).
Salah satu siswa SMPN 1 Tegaldlimo melakukan pemeriksaan dalam rangka skrining kesehatan yang digelar oleh Puskesmas Tegaldlimo pada Selasa (8/9/2026).

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id– Ratusan siswa SMPN 1 Tegaldlimo menjalani skrining kesehatan yang digelar Puskesmas Tegaldlimo. Pemeriksaan menyasar siswa kelas VII hingga IX untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini.

Tenaga medis Puskesmas Tegaldlimo dr. Yuliana Adhista mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan siswa secara menyeluruh. Sejumlah indikator diperiksa, mulai dari tekanan darah, tinggi badan, hingga kondisi telinga dan gigi.

Siswa juga menjalani pemeriksaan penglihatan untuk mengetahui kemungkinan gangguan rabun mata. Hasil skrining menjadi bahan pemantauan kesehatan siswa dan dapat ditindaklanjuti apabila ditemukan keluhan atau indikasi tertentu.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk anak-anak sekolah. Kalau diskrining dari awal, ketika ada masalah bisa cepat diketahui,” kata Yuliana, ketika ditemui di sela-sela kegiatan pada Selasa (8/9/2026).

Menurut Yuliana, gangguan pada gigi dan telinga termasuk keluhan yang kerap ditemukan pada anak. Kebiasaan sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan tangan, juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan kesehatan anak.

“Anak-anak kadang setelah bermain dengan teman lupa membersihkan tangan, kemudian makan. Kebiasaan seperti itu bisa memunculkan keluhan kesehatan,” ujarnya.

Skrining juga menjadi sarana edukasi bagi siswa. Puskesmas mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri serta menerapkan pola hidup sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Yuliana menyebut pemantauan kesehatan perlu dilakukan secara berkala. Sebab, penyakit yang selama ini banyak dikaitkan dengan orang dewasa, seperti hipertensi dan diabetes, mulai menjadi perhatian pada kelompok usia lebih muda.

“Harapannya pemeriksaan seperti ini rutin dilakukan untuk anak-anak. Penyakit sekarang tidak hanya mengenai orang dewasa. Kalau diketahui lebih awal, penanganannya juga bisa lebih cepat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Puskesmas Tegaldlimo dan SMPN 1 Tegaldlimo. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemantauan kesehatan remaja di lingkungan sekolah. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi