Truk Tangki Air Minum Terguling di Kedayunan, Satlantas Polresta Banyuwangi Sigap Evakuasi

Warga bersama anggota Satlantas Polresta Banyuwangi mengevakuasi truk tangki bermuatan air minum yang terguling di jalur sisi barat RTH Kedayunan, Kecamatan Kabat, Selasa (1/9/2026). Evakuasi dibantu truk lain untuk mempercepat proses pemindahan kendaraan
Warga bersama anggota Satlantas Polresta Banyuwangi mengevakuasi truk tangki bermuatan air minum yang terguling di jalur sisi barat RTH Kedayunan, Kecamatan Kabat, Selasa (1/9/2026). Evakuasi dibantu truk lain untuk mempercepat proses pemindahan kendaraan

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Sebuah Truk Mitsubishi tangki bermuatan air minum bernopol P 8361 GM terguling di jalur sisi barat RTH Kedayunan, Kecamatan Kabat, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Kecelakaan tunggal itu terjadi setelah ban kanan belakang Truk yang dikemudikan MKR (26), warga Kecamatan Glenmore tersebut meletus saat melaju.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA., mengatakan kecelakaan tersebut membuat truk tergelincir hingga akhirnya terguling.

“Ban kanan belakang meletus sehingga kendaraan tergelincir dan akhirnya terguling,” kata IPDA Tri Pepri.

Truk yang terguling sempat menutup jalur sisi barat RTH Kedayunan. Satlantas Polresta Banyuwangi langsung melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan dari kedua arah melewati jalur sisi timur RTH Kedayunan.

Pengaturan tersebut membuat arus kendaraan tetap bergerak. Sambil mengurai lalu lintas, petugas melakukan evakuasi terhadap truk yang terguling.

Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan truk lain. Kendaraan tersebut menarik truk tangki yang terguling hingga dapat dipinggirkan dari badan jalan.

“Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar. Untuk arus kendaraan dari arah selatan maupun utara kembali normal,” ujar IPDA Tri Pepri.

Setelah kendaraan berhasil dipinggirkan, jalur kembali dapat dilalui secara normal. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Pada kecelakaan tunggal ini, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material,” pungkas IPDA Tri Pepri. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi