Bantuan Pangan Cair, 1.813 KPM di Tegalharjo Terima Beras 30 Kilogram

Ahmad, lansia berusia 82 tahun asal Dusun Krajan, Desa Tegalharjo menerima bantuan pangan berupa beras 30 Kg. Sebanyak 1.813 KPM di Desa Tegalharjo menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Perum Bulog Cabang Banyuwangi.
Ahmad, lansia berusia 82 tahun asal Dusun Krajan, Desa Tegalharjo menerima bantuan pangan berupa beras 30 Kg. Sebanyak 1.813 KPM di Desa Tegalharjo menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Perum Bulog Cabang Banyuwangi.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Sebanyak 1.813 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Perum Bulog Cabang Banyuwangi. Distribusi bantuan berlangsung mulai Rabu (26/8/2026) dan dijadwalkan dalam dua sesi hingga Kamis (27/8/2026).

Setiap KPM menerima beras sebanyak 30 kilogram. Bantuan tersebut merupakan alokasi Juli-September 2026, sehingga beras yang diterima mencukupi kebutuhan selama tiga bulan.

Kepala Desa Tegalharjo, Andrik Tri Waluyo mengatakan penyaluran dibagi menjadi dua sesi agar proses pengambilan bantuan berjalan tertib. Warga penerima mendapat jadwal sesuai pembagian yang telah ditentukan pemerintah desa.

“Total ada 1.813 KPM yang menerima bantuan pangan. Distribusi kami bagi dua hari, Rabu dan Kamis,” kata Andrik.

Menurut dia, pemerintah desa membantu memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang masuk daftar penerima. Beras disalurkan dalam jumlah 30 kilogram untuk setiap KPM.

“Bantuan ini untuk alokasi Juli sampai September. Masing-masing KPM mendapat 30 kilogram beras,” ujarnya.

Salah satu penerima, Ahmad, warga Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, datang mengambil bantuan tersebut. Lansia berusia 82 tahun itu mengaku bantuan beras cukup membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Beras sebanyak ini sangat membantu. Saya tidak perlu membeli beras untuk beberapa waktu,” ujar Ahmad.

Ahmad berharap program bantuan pangan terus berjalan dengan penyaluran yang tepat sasaran. Bagi dia, bantuan tersebut terasa manfaatnya karena langsung berupa bahan pangan yang bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi saya. Berasnya bisa langsung dipakai untuk makan sehari-hari,” katanya. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi