Bawa Semangat dan Potensi Daerah, Tiga Siswa MTsN 8 Banyuwangi Siap Wakili di Jambore Nasional XII 2026

Tiga siswa MTsN 8 Banyuwangi berpose bersama Kepala MTsN 8 Banyuwangi dan Pembina, usai dilepas sebagai bagian dari Kontingen Kwarcab Kabupaten Banyuwangi untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Mereka siap me
Tiga siswa MTsN 8 Banyuwangi berpose bersama Kepala MTsN 8 Banyuwangi dan Pembina, usai dilepas sebagai bagian dari Kontingen Kwarcab Kabupaten Banyuwangi untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Mereka siap me

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Tiga siswa MTsN 8 Banyuwangi mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Kontingen Kwarcab Banyuwangi dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Mereka tidak sekadar mengikuti kegiatan Pramuka, tetapi membawa nama Bumi Blambangan ke kancah nasional.

Ketiga siswa tersebut yakni Moh. Baktiar Al B., Natasha Anjani A., dan Alya Nur Zahra. Prosesi sendiri dilakukan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (10/8/2026).

Jamnas XII 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13-20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ajang tersebut menjadi ruang pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi MTsN 8 Banyuwangi, keikutsertaan tiga siswa tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Sebab, mereka membawa identitas madrasah sekaligus menjadi bagian dari representasi daerah.

Sementara itu, Kepala MTsN 8 Banyuwangi Drs. Anwaruddin, M.Pd.I. mengatakan, para siswa diharapkan mampu membawa citra positif Banyuwangi selama mengikuti kegiatan.

“Mereka bukan hanya membawa nama MTsN 8 Banyuwangi, tetapi juga menjadi bagian dari representasi Kabupaten Banyuwangi. Kami berharap mereka mampu menunjukkan karakter, budaya, serta potensi yang dimiliki pada tingkat yang lebih tinggi,” ujar Anwaruddin.

Menurut Anwaruddin, Jamnas ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah. Momentum itu diharapkan dimanfaatkan untuk memperkenalkan Banyuwangi secara lebih luas.

Potensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pariwisata dan budaya, tetapi juga karakter generasi muda Banyuwangi yang aktif, kreatif, berprestasi, dan memiliki semangat untuk berkembang.

“Kami berharap mereka bisa menjadi duta yang mampu memperkenalkan Banyuwangi melalui sikap, kreativitas, dan prestasi yang mereka miliki,” katanya.

Anwaruddin juga berpesan agar ketiga siswa menjaga disiplin dan etika. Mereka diminta menjadikan Jamnas sebagai ruang belajar sekaligus membangun jejaring persaudaraan.

“Jadikan Jamnas sebagai pengalaman berharga untuk belajar dan memperluas persaudaraan. Harapannya, mereka pulang membawa wawasan dan pengalaman baru yang nantinya bisa dikembangkan untuk kemajuan diri, madrasah, dan Banyuwangi,” pungkasnya. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi