Peringati Hari Anak Nasional, Satlantas Banyuwangi Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Satlantas Polresta Banyuwangi untuk menguatkan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak. Momentum tersebut dinilai menjadi ruang membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Satlantas Polresta Banyuwangi untuk menguatkan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak. Momentum tersebut dinilai menjadi ruang membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Satlantas Polresta Banyuwangi untuk menguatkan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak. Momentum tersebut dinilai menjadi ruang membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini, tidak hanya di jalan, tetapi juga melalui peran keluarga dan lingkungan.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., bersama seluruh personel Satlantas menyampaikan ucapan Selamat Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. Tema tahun ini, "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", dinilai sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang peduli terhadap keselamatan di jalan raya.

Kompol Krisna mengatakan pendidikan berlalu lintas perlu diperkenalkan sejak anak masih berada di bangku sekolah maupun di lingkungan keluarga. Kebiasaan sederhana, seperti memakai helm, menyeberang di tempat yang aman, hingga memahami rambu lalu lintas, menjadi bekal yang akan terbawa hingga dewasa.

"Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin budaya tertib berlalu lintas tumbuh sejak dini agar menjadi karakter ketika mereka dewasa," ujarnya.

Menurut dia, pendekatan kepada anak dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi yang melibatkan sekolah, komunitas, dan keluarga. Materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami sehingga anak mengenal aturan lalu lintas tanpa merasa digurui.

"Anak-anak adalah generasi penerus. Ketika mereka memahami pentingnya keselamatan di jalan sejak kecil, risiko pelanggaran maupun kecelakaan di masa depan dapat ditekan," kata Krisna.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Satlantas Polresta Banyuwangi berharap kepedulian terhadap keselamatan anak tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi hadir dalam kebiasaan sehari-hari, mulai dari penggunaan perlengkapan berkendara hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi