Gelar Sosialisasi Pencegahan Peredaran Miras dan Narkoba, Bakesbangpol Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Hidup Sehat

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si memberikan paparannya dalam kegiatan pencegahan peredaran Miras dan Narkoba, Rabu (22/7/2026).
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si memberikan paparannya dalam kegiatan pencegahan peredaran Miras dan Narkoba, Rabu (22/7/2026).

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan Pencegahan Peredaran/Penggunaan Minuman Keras (Miras) dan Narkoba dengan mengusung tema "Meningkatkan Peran Serta Generasi Muda dalam Pemahaman Bahaya Narkoba". Kegiatan ini berlangsung di Aula STIKOM Banyuwangi pada Rabu (22/7/2026) diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Banyuwangi.

Mengusung slogan "Tolak Miras, Pilih Masa Depan yang Bebas dan Berkualitas" serta "Say No to Drugs, Hidup Sehat Masa Depan Hebat", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda agar mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras di lingkungan sekitar.

Acara menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Kepala BNN Kabupaten Banyuwangi Kombes Pol. Rahmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., KBO Satresnarkoba Polresta Banyuwangi IPTU Gatot Suryawan, S.H., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuwangi Drs. R. Agus Mulyono, M.Si.

Dalam pemaparannya, Kepala BNN Kabupaten Banyuwangi, Kombes Pol. Rahmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pemuda yang hebat adalah generasi yang memiliki karakter kuat, berprestasi, dan bebas dari narkoba. Ia menyampaikan bahwa terdapat empat faktor utama yang menyebabkan maraknya peredaran narkoba, yaitu lokasi yang rawan, kurangnya edukasi kepada masyarakat, tekanan sosial dari lingkungan pergaulan, serta terbatasnya akses terhadap kegiatan positif.

Rahmat Kurniawan juga memperkenalkan program Ananda Bersinar (Agenda Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak) sebagai bentuk penguatan peran keluarga dan generasi muda dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba.

"Kunci sukses dimulai dari diri sendiri. Konsisten bertindak setiap hari, bangkit dari setiap kegagalan, dan fokuslah hanya pada hal-hal yang mendukung kemajuan diri. Jadilah pemuda yang mampu mengatakan tidak pada narkoba demi masa depan yang lebih baik," pesannya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi Drs. R. Agus Mulyono, M.Si. menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, keluarga, hingga generasi muda.

Ia juga menguraikan berbagai dampak negatif penyalahgunaan narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan fisik dan mental, menurunnya produktivitas, hingga ancaman terhadap masa depan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Mulyono mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

"Mari bersama-sama memperkuat kepedulian terhadap bahaya narkoba. Bentengi diri dengan ilmu, perkuat karakter, dan isi waktu dengan kegiatan yang positif agar tidak mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras," ujarnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh KBO Satresnarkoba Polresta Banyuwangi IPTU Gatot Suryawan, S.H. yang memaparkan kondisi peredaran narkoba di sejumlah wilayah rawan serta strategi aparat kepolisian dalam melakukan pemetaan, pelacakan, dan pengungkapan jaringan peredaran narkotika.

Ia menjelaskan bahwa analisis terhadap daerah-daerah rawan menjadi salah satu langkah penting untuk mempermudah proses penegakan hukum sekaligus upaya pencegahan.

IPTU Gatot juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, melalui keberanian melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

"Jangan pernah mencoba narkoba karena dampaknya sangat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masa depan. Jadilah generasi yang berani berkata tidak terhadap narkoba dan bersama-sama menciptakan Banyuwangi yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari narkoba.

Dengan semangat "Tolak Miras, Pilih Masa Depan yang Bebas dan Berkualitas" serta "Say No to Drugs, Hidup Sehat Masa Depan Hebat", diharapkan para mahasiswa dapat menjadi duta anti narkoba yang mampu mengedukasi masyarakat serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya dalam membangun generasi Banyuwangi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi