BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Layanan darurat 110 kembali menunjukkan fungsinya sebagai saluran cepat bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas. Laporan dugaan orang tak dikenal yang membuka pagar dan mengintip sebuah rumah di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, langsung ditindaklanjuti personel Polsek Genteng, Minggu malam (19/7/2026).
Laporan diterima sekitar pukul 22.00 WIB dari seorang warga bernama Sinta Wibowo Putri (18). Warga Dusun Resomulyo yang mengaku melihat seorang pria tak dikenal mengenakan jaket cokelat membuka pintu pagar rumah lalu mengintip ke arah dalam. Merasa curiga, ia segera menghubungi layanan 110.
Tak berselang lama, sekitar pukul 22.10 WIB, petugas tiba di lokasi. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Genteng bersama personel piket langsung memeriksa kondisi rumah dan meminta keterangan pelapor.
Hasil pemeriksaan menunjukkan pagar rumah sudah kembali tertutup. Polisi kemudian mengecek bagian dalam rumah untuk memastikan situasi tetap aman. Tidak ditemukan barang yang hilang maupun kerusakan pada rumah. Pelapor juga dipastikan dalam kondisi baik.
Kapolsek Genteng Kompol Khoirul Anwar, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim Polsek Genteng IPDA Sujarwadi Putra, S.H., mengatakan setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur agar masyarakat memperoleh kepastian atas laporan yang disampaikan.
"Begitu menerima informasi, personel piket langsung kami arahkan menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Setiap laporan yang masuk melalui 110 kami respons secepat mungkin," ujarnya.
Setelah melakukan olah tempat kejadian, mendokumentasikan lokasi, serta mencatat keterangan pelapor, petugas kembali melanjutkan patroli di wilayah hukum Polsek Genteng.
IPDA Sujarwadi juga mengimbau masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
"Sekecil apa pun informasi yang diterima masyarakat, segera sampaikan kepada kepolisian. Dengan begitu, kami bisa lebih cepat melakukan pengecekan dan mengambil langkah yang diperlukan," pungkasnya. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi