BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Penutupan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 di MTs Negeri 8 Banyuwangi bukan hanya menjadi penanda berakhirnya masa pengenalan lingkungan madrasah bagi peserta didik baru. Momen tersebut juga dimanfaatkan madrasah untuk memperkenalkan enam program unggulan yang akan menjadi pilihan siswa selama menempuh pendidikan.
Apel penutupan MATAMUDA digelar di halaman madrasah, Jumat (17/7/2026), dipimpin Kepala MTs Negeri 8 Banyuwangi, Drs. Anwaruddin, M.Pd.I.
Dalam amanatnya, Anwaruddin menekankan bahwa MATAMUDA merupakan langkah awal membangun karakter peserta didik sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar.
"Peserta didik harus memiliki disiplin, tanggung jawab, dan mampu menghargai orang lain. Nilai-nilai itu kami tanamkan sejak awal kegiatan," ujarnya.
Ketika ditemui di ruangannya, Pak Anwar, sapaan dari Kepala MTs Negeri 8 Banyuwangi, menerangkan bahwa peserta didik dapat mengikuti pembelajaran melalui program yang disesuaikan dengan minat dan potensinya. Salah satu yang menjadi unggulan adalah International Class Program (ICP) yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Universitas Negeri Malang. Program tersebut menjadi kelas internasional satu-satunya di tingkat madrasah di Kabupaten Banyuwangi.
Selain ICP, MTs Negeri 8 Banyuwangi membuka program Sistem Kredit Semester (SKS) dua tahun bagi siswa yang memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan lebih cepat.
Pilihan lain adalah Kelas Excel yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi di bidang akademik. Melalui program tersebut, madrasah menyiapkan peserta didik untuk mengikuti berbagai kompetisi, salah satunya Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Sementara itu, siswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga dapat bergabung dalam Kelas Olahraga. Adapun Kelas Tahfidz disiapkan bagi peserta didik yang ingin memperkuat hafalan Al-Qur'an dengan pendampingan yang lebih intensif.
Di bidang teknologi, madrasah menghadirkan Kelas IT untuk membekali siswa dengan keterampilan teknologi informasi dan literasi digital.
Anwaruddin mengatakan setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda sehingga madrasah menyediakan beragam pilihan program sebagai ruang pengembangan kemampuan siswa.
"Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Karena itu kami menyediakan berbagai program agar mereka dapat mengembangkan potensi yang dimiliki," katanya.
Enam program tersebut menjadi bagian dari layanan yang dihadirkan MTs Negeri 8 Banyuwangi. Di antara seluruh program yang tersedia, International Class Program (ICP) menjadi pembeda karena hingga kini masih menjadi satu-satunya kelas internasional di tingkat madrasah di Banyuwangi. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi