BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Banyuwangi–Jember, tepatnya di Simpang Tiga Mantren, Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dua sepeda motor bertabrakan hingga menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi P 3820 QBA yang dikendarai MA (38), warga Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, berboncengan dengan NR (40), serta sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi P 6958 SV yang dikendarai NH (32), warga Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat.
Berdasarkan keterangan saksi, Honda Beat melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah barat muncul Yamaha Vixion yang hendak melintas. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, ketiga korban terjatuh di badan jalan. Pengendara Honda Beat, MA, mengalami patah tulang pada jari tengah tangan kiri. Penumpangnya, NR, mengalami luka ringan, sedangkan pengendara Yamaha Vixion, NH, mengalami memar pada kaki kiri. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke RSI Fatimah Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan terjadi saat dua kendaraan datang dari arah berbeda dan bertemu di persimpangan.
"Diduga kedua pengendara tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindar sehingga terjadi benturan. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, kedua pengendara diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi persyaratan berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengurangi kecepatan saat melintasi persimpangan.
"Perlu diketahui, persimpangan merupakan salah satu titik rawan kecelakaan. Pengendara harus lebih waspada, mengutamakan keselamatan, dan memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum melintas," tegasnya. (Ikhsan /Deni)
Editor : Biro Banyuwangi