BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dirangkai dengan Open House di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Banyuwangi, Selasa (14/7/2026). Kehadiran orang nomor dua di banyuwangi itu menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung terciptanya proses pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak bagi peserta didik.
Di hadapan siswa baru, orang tua, dan jajaran pendidik, Mujiono menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Menurutnya, keterlibatan keluarga dan dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk karakter serta meningkatkan kualitas peserta didik.
"Sekolah ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik kita semua. Mari kita bahu-membahu membangun generasi masa depan yang tangguh melalui kolaborasi yang erat antara sekolah dan lingkungan keluarga," ujar Mujiono.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi agar tercipta ekosistem pendidikan yang kondusif. Kolaborasi antara tenaga pendidik, orang tua, pemerintah, dan lingkungan sekitar dinilai menjadi fondasi dalam menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, sekaligus menyenangkan bagi anak.
Selepas memberikan sambutan, Mujiono berkeliling meninjau sejumlah fasilitas di SRT 1 Banyuwangi. Ia mencermati kesiapan ruang belajar beserta sarana penunjang lainnya untuk memastikan proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.
Dalam kesempatan itu, Mujiono juga menyemangati para peserta didik agar memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Ia sekaligus mengapresiasi upaya sekolah menghadirkan lingkungan belajar yang tertata, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan siswa.
Pelaksanaan MPLS Ramah yang dipadukan dengan Open House menjadi ruang bagi orang tua untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan pendidikan yang berkualitas. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi