BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Pemerintah Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi menggelar rangkaian kegiatan Bersih Desa 2026 yang ditutup dengan acara Ruwatan pada Senin pagi (13/7/2026) di Balai Desa Grajagan. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi budaya yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa bersama agar masyarakat Desa Grajagan senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan dijauhkan dari segala marabahaya.
Sebelum puncak acara, Pemerintah Desa Grajagan telah menggelar doa lintas agama selama beberapa hari yang melibatkan seluruh umat beragama sebagai simbol kerukunan dan kebersamaan masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menghadirkan duet dalang Ki Hery Prasetyo dan Ki Raksi Trisnandayu.
Puncak acara berlangsung pada Senin pagi dengan prosesi Ruwatan yang dipimpin oleh Ki Hery Prasetyo sebagai dalang ruwat. Prosesi tersebut diikuti oleh kepala desa dan seluruh perangkat dan masyarakat dengan penuh khidmat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga Desa Grajagan.
Dalam kesempatan itu, Ki Hery Prasetyo mengatakan bahwa tradisi ruwatan bukan sekadar warisan budaya leluhur, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Saya berharap tradisi ruwatan ini terus dilestarikan oleh generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Melalui doa dan kebersamaan, semoga seluruh masyarakat Desa Grajagan diberikan kesehatan, keselamatan, rezeki yang berkah, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah. Mari kita jaga kerukunan, saling menghormati, dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju," ujar Ki Hery Prasetyo.
Sementara itu, Kepala Desa Grajagan, Supriyono, S.H, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Bersih Desa 2026.
"Atas nama Pemerintah Desa Grajagan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Bersih Desa hingga Ruwatan ini. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi desa kita. Saya berharap semangat gotong royong, persatuan, dan kerukunan antarwarga terus terjaga. Mari bersama-sama menjaga keamanan, melestarikan budaya, serta membangun Desa Grajagan agar semakin maju, sejahtera, dan menjadi desa yang harmonis," kata Supriyono.
Melalui pelaksanaan Bersih Desa dan Ruwatan ini, Pemerintah Desa Grajagan berharap tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun dapat terus dilestarikan, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat dalam mewujudkan Desa Grajagan yang aman, damai, dan sejahtera. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi