BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kondisi ruas Jalan Ki Hajar Dewantara, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, kembali memakan korban. Jalan berlubang yang juga minim lampu penerangan jalan umum (LPJU) memicu beberapa kecelakaan dalam satu malam pada Sabtu malam (11/7/2026), sehingga Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PUCKPP) Kabupaten Banyuwangi didesak segera melakukan perbaikan.
Dua pengendara, MRF (24) dan MHP (24), warga Desa Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, menjadi korban dalam dua insiden berbeda di lokasi yang sama. Selang beberapa waktu, kecelakaan kembali terjadi dan menimpa M, Danramil 0825/13 Singojuruh.
Akibat insiden tersebut, M mengalami patah tulang kaki kiri dan luka sobek pada bibir atas. Sementara dua korban lainnya juga mengalami kecelakaan yang diduga dipicu kondisi jalan yang rusak.
Peristiwa tersebut kembali menyoroti buruknya kondisi ruas Jalan Ki Hajar Dewantara. Selain terdapat lubang di sejumlah titik, penerangan jalan di lokasi juga sangat terbatas. Saat malam hari, lubang di badan jalan sulit terlihat sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara.
Kondisi itu dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Dinas PUCKPP Kabupaten Banyuwangi diharapkan segera melakukan penanganan, baik melalui perbaikan jalan maupun penambahan LPJU agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.
Warga berharap langkah yang diambil tidak sebatas tambal sulam, tetapi berupa perbaikan menyeluruh pada ruas jalan tersebut. Mereka khawatir, jika penanganan kembali tertunda, korban serupa akan terus berjatuhan di jalur yang setiap hari dilintasi masyarakat. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi