BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Pancoran Group menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi pengembangan industri pariwisata yang berkelanjutan. Komitmen tersebut mengemuka dalam tasyakuran dan peresmian susunan manajemen baru bertema "Membangun Amanah, Menebar Manfaat. Menuju Kinerja Lebih Bermakna" yang digelar di Pancoran Waterpark, Jumat (26/6/2026).
Acara tersebut tidak hanya menjadi momentum restrukturisasi organisasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Rogojampi, Danramil 0825/12 Rogojampi, Camat Rogojampi, dan Kepala Desa Karangbendo, bersama jajaran manajemen serta karyawan Pancoran Group.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan pemerintah desa mencerminkan dukungan terhadap iklim investasi serta pengembangan sektor pariwisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Direktur Utama sekaligus CEO Pancoran Group, Haliyatul Istiqomah, mengatakan bahwa kemajuan industri pariwisata tidak dapat dibangun oleh satu pihak. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting untuk menciptakan destinasi yang aman, nyaman, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.
"Pariwisata akan tumbuh ketika stakeholder-stakeholder terkait memiliki visi yang sama. Karena itu, kami ingin terus membangun sinergi yang saling menguatkan," ujarnya.
Senada dengan itu, General Manager Pancoran Group, Novi Resa P, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi strategi utama perusahaan dalam menghadapi tantangan industri pariwisata yang semakin kompetitif. Menurutnya, perusahaan tidak dapat berkembang tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami ingin membangun hubungan yang erat dengan pemerintah, aparat keamanan, media, komunitas, hingga pelaku UMKM. Kolaborasi itu akan memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih optimal di seluruh unit bisnis Pancoran Group," katanya.
Novi menjelaskan, manajemen baru akan mengedepankan komunikasi yang lebih terbuka dan koordinasi yang lebih kuat dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program kolaboratif yang tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembentukan jajaran manajemen yang memiliki fokus berbeda namun saling terintegrasi. Sebagai General Manager, Novi bertugas menyinergikan seluruh unit usaha agar berjalan lebih efektif. Zainudin sebagai Legal Corporate memastikan seluruh aktivitas bisnis berlangsung sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Di bidang operasional, Edhi Wibowo akan memperkuat standar pelayanan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung. Sementara Ika Sofia Kurniawati sebagai Marketing & Marcomm Manager bertugas membangun komunikasi perusahaan sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan komunitas, dunia usaha, media, dan berbagai institusi.
Saat ini Pancoran Group mengelola 11 unit bisnis yang tersebar di wilayah tapal kuda Jawa Timur. Unit usaha tersebut meliputi Pancoran Waterpark, jaringan hotel Srono Indah, Royal Inn, Pancoran Hotel, Besuki Hotel, dan Gumukmas Hotel, serta pusat hiburan keluarga Ashika Karaoke dan Grand Royal.
Keberadaan berbagai unit usaha tersebut tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang kerja, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.
Melalui kepemimpinan baru, Pancoran Group ingin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan pariwisata daerah. Perusahaan optimistis bahwa sinergi yang terbentuk akan menjadi modal penting untuk menciptakan industri pariwisata Banyuwangi yang semakin maju, kompetitif, dan berkelanjutan. (Deni/Ikhsan)
Editor : Redaksi