Satu Manuver Berujung Tabrakan Beruntun, Tiga Kendaraan Rusak di Kalibaru

Kondisi pikap milik APS (50) sesuai dihantam oleh Toyota Calya yang berbenturan dengan Truk Mitshubishi, Rabu (24/6/2026) di Simpang Tiga, Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.
Kondisi pikap milik APS (50) sesuai dihantam oleh Toyota Calya yang berbenturan dengan Truk Mitshubishi, Rabu (24/6/2026) di Simpang Tiga, Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, tepatnya di simpang tiga menuju Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sebuah Toyota Calya bernomor polisi D 1789 UAI, truk Mitsubishi P 9065 VD, dan pikap Suzuki Carry N 998 NS yang sedang terparkir di bahu jalan untuk berjualan buah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, ketiga kendaraan mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian material.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, Toyota Calya yang dikemudikan RR (35), warga Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, melaju dari arah timur menuju barat dengan membawa dua penumpang, Saat tiba di lokasi, pengemudi Calya berbelok ke kanan untuk masuk ke jalan simpang.

Pada saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi yang dikemudikan SR (36), warga  Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, melaju searah di belakang mobil tersebut. Karena jarak antarkendaraan terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar sehingga bagian depan kendaraan berat itu menghantam sisi kanan Calya.

Benturan keras membuat mobil keluarga tersebut terdorong dan oleng ke kanan. Kendaraan kemudian menabrak pikap Suzuki Carry milik APS (50), warga Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, yang sedang terparkir di bahu jalan untuk berjualan buah-buahan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA mengatakan, petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mendata seluruh kendaraan yang terlibat.

“Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi saat kendaraan Toyota Calya berbelok ke kanan dan pada saat yang sama truk yang melaju di belakang tidak memiliki jarak aman yang cukup sehingga terjadi tabrakan. Akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengendara diimbau selalu memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum berbelok atau berpindah arah. Selain itu, setiap pengemudi wajib menjaga jarak aman untuk mengantisipasi kendaraan di depannya melakukan manuver secara mendadak.

Petugas juga mencatat bahwa pengemudi Toyota Calya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sedangkan pengemudi truk diketahui mengantongi SIM A yang masih berlaku.

Sementara itu, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat mendengar suara benturan keras dari arah jalan raya.

“Kejadiannya sangat cepat. Terdengar suara tabrakan cukup keras, lalu kami melihat mobil sudah terdorong ke kanan dan menabrak pikap yang sedang berjualan di bahu jalan. Syukurlah tidak ada korban luka serius maupun korban jiwa,” tutur MH, saksi di lokasi kejadian.

Kasus kecelakaan beruntun tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi untuk proses lebih lanjut. (Ikhsan/Deni)

Editor : Redaksi