BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan angkutan barang terjadi di jalur nasional Banyuwangi–Jember, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 13.45 WIB tepatnya di Dusun Krajan, Desa Kalibaru manis, Kecamatan Kalibaru.
Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni truk box tronton Hino bernopol B 9532 UEV yang dikemudikan oleh SMN (55), warga Kabupaten Sukoharjo. Sementara truk Mitsubishi Colt Diesel bernopol DK 8774 CA dikemudikan oleh HSS (42), warga Kecamatan Sempu.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kedua kendaraan melaju searah dari timur menuju barat. Truk Mitsubishi Colt Diesel yang berada di depan mengurangi kecepatan dan melakukan pengereman.
Namun, truk box tronton yang berada di belakang tidak mampu menghindar sehingga menabrak bagian belakang kendaraan tersebut. Benturan itu membuat truk Mitsubishi terpental ke sisi kiri jalan dan menghantam pagar perkebunan.
Pada saat yang sama, truk tronton oleng ke kanan hingga menabrak pohon mahoni di tepi jalan. Kondisi kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan akibat benturan beruntun tersebut. Meski demikian, seluruh pengemudi selamat dan tidak mengalami luka.
Ketika dihubungi via Whatsapp, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi IPDA Tri Pepri Alfiyan, S.H., CPHR., CBA mengatakan kecelakaan hanya mengakibatkan kerugian material pada kendaraan serta fasilitas di sekitar lokasi.
"Beruntung insiden tersebut tidak menimbulkan korban. Padahal setelah tabrakan awal, kedua kendaraan bergerak tidak terkendali hingga menabrak pagar perkebunan dan pohon di tepi jalan," ujarnya.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan. Arus lalu lintas di jalur nasional tersebut tetap berjalan lancar setelah kendaraan yang terlibat dievakuasi ke tepi jalan.
Setelah dilakukan musyawarah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
Lebih lanjut, IPDA Tri Pepri juga mengingatkan para pengemudi, terutama kendaraan angkutan barang, agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
"Keselamatan merupakan prioritas utama, karena itu kewaspadaan dalam berkendara harus selalu menjadi perhatian bersama," pungkasnya. (Ikhsan/Deni)
Editor : Redaksi