BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Komitmen Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Banyuwangi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui program Camping Embun di PTPN I Kebun Sumber Jambe, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran. Tidak hanya melayani pada siang hari, Tim Pelangi Dispendukcapil tetap membuka pelayanan hingga malam hari agar warga dapat mengurus administrasi kependudukan tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka.
Program yang berlangsung pada 10–11 Juni 2026 ini menghadirkan layanan administrasi kependudukan secara langsung di kawasan perkebunan dengan mengusung semangat pelayanan dekat, cepat, mudah, dan gratis. Kehadiran layanan hingga malam hari menjadi solusi bagi masyarakat yang baru memiliki waktu luang setelah menyelesaikan aktivitas bekerja.
Sejak hari pertama pelaksanaan, warga tampak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen penting, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Petugas Tim Pelangi tetap memberikan pelayanan dengan ramah meski waktu telah beranjak malam.
Ketika dihubungi via whatsapp, Koordinator Tim Pelangi Dispendukcapil Kabupaten Banyuwangi, Dian Hari Efendi, S.E., M.M, mengatakan bahwa pelayanan hingga malam hari sengaja dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya para pekerja perkebunan yang pada siang hari masih menjalankan aktivitasnya.
"Kami ingin memastikan seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan administrasi kependudukan. Karena itu, Camping Embun kami laksanakan hingga malam hari agar masyarakat yang baru selesai bekerja tetap bisa mengurus dokumen tanpa harus meninggalkan kewajibannya di siang hari," ujar Dian, Rabu (10/6/2026).
Pelaksanaan Camping Embun merupakan bagian dari upaya jemput bola Dispendukcapil Banyuwangi dalam memastikan masyarakat di wilayah perkebunan dan daerah dengan akses pelayanan terbatas tetap dapat memperoleh hak administrasi kependudukan secara mudah. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat pelayanan di kota sehingga dapat menghemat waktu maupun biaya.
Sebelum pelaksanaan, Dispendukcapil Banyuwangi telah melakukan koordinasi dan survei bersama Pemerintah Kecamatan Pesanggaran, Pemerintah Desa Kandangan, serta manajemen PTPN I Kebun Sumber Jambe guna memastikan kesiapan lokasi dan kelancaran kegiatan. Sosialisasi juga dilakukan ke sejumlah sekolah di sekitar perkebunan agar keluarga siswa dapat memanfaatkan layanan yang disediakan.
Selain pelayanan umum, pemerintah desa bersama kecamatan turut mendata warga rentan yang membutuhkan pelayanan khusus. Data tersebut akan menjadi dasar bagi Tim Go Doc Dispendukcapil untuk melakukan perekaman KTP elektronik secara jemput bola bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Lebih lanjut, Dian menambahkan, Camping Embun tidak hanya bertujuan mendekatkan layanan, tetapi juga memastikan setiap warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sebagai dasar untuk mengakses berbagai layanan publik dan program pemerintah.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Seluruh layanan diberikan tanpa dipungut biaya dan kami berkomitmen hadir sedekat mungkin dengan masyarakat agar tidak ada lagi kendala jarak maupun waktu dalam mengurus administrasi kependudukan. Tertib adminduk adalah fondasi untuk memperoleh berbagai hak pelayanan publik," pungkasnya. (Deni/Ikhsan)
Editor : Redaksi