Api dari Pembakaran Sampah Hanguskan Gudang Kayu di Purwoharjo, Kerugian Capai Rp15 Juta

Petugas Kepolisian, warga, dan tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api yang melalap gudang kayu bakar milik Puji Asmono (56), warga Dusun Krajan, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, terbakar pada Minggu (7/6/2026) sore.
Petugas Kepolisian, warga, dan tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api yang melalap gudang kayu bakar milik Puji Asmono (56), warga Dusun Krajan, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, terbakar pada Minggu (7/6/2026) sore.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Sebuah gudang kayu bakar milik Puji Asmono (56), warga Dusun Krajan, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, terbakar pada Minggu (7/6/2026) sore. Kebakaran yang diduga dipicu api pembakaran sampah tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar Rp15 juta.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Api dengan cepat membesar setelah merembet ke bangunan gudang yang sebagian besar terbuat dari kayu dan berisi tumpukan kayu bakar. Selain menghanguskan gudang, kebakaran juga merusak satu unit mesin penggiling jagung yang sudah tidak digunakan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena keluarga pemilik sedang menjaga orang tua yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Huda Gambiran.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, sebelum kejadian dua warga diketahui melakukan kegiatan bersih-bersih dan membakar sampah di belakang gudang sekitar pukul 11.00 WIB. Sekitar pukul 15.00 WIB, keduanya meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah masing-masing.

Diduga masih terdapat bara api yang belum sepenuhnya padam. Saat angin bertiup cukup kencang, api kembali menyala dan merembet ke gudang yang berjarak sekitar dua meter dari lokasi pembakaran sampah.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga setempat, Slamet dan Sumari. Menyadari kobaran api semakin membesar, keduanya segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Warga juga menghubungi Polsek Purwoharjo dan petugas pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian, personel Polsek Purwoharjo bersama petugas Damkar Bangorejo dan Srono tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kapolsek Purwoharjo, IPTU Agus Suhartono, S.H. mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di dekat gudang kayu.

"Diduga api berasal dari pembakaran sampah yang lokasinya berdekatan dengan gudang. Karena kondisi angin cukup kencang, api kemudian merembet dan membakar gudang yang berisi kayu bakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar IPTU Agus Suhartono.

Menurutnya, material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat membesar. Namun berkat respon cepat warga, anggota Polsek Purwoharjo, dan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di musim kemarau dan saat kondisi angin kencang.

"Kami ingatkan kembali masyarakat untuk tidak meninggalkan api pembakaran sampah tanpa pengawasan. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan," pungkasnya. (Tim)

Editor : Redaksi