Bandara Juanda Sukses Tuntaskan Embarkasi Haji Gelombang Pertama, Siap Layani Ribuan Jemaah Gelombang Kedua

Bandara Internasional Juanda kembali menunjukkan kesiapan penuh dalam melayani operasional penerbangan haji tahun 2026.
Bandara Internasional Juanda kembali menunjukkan kesiapan penuh dalam melayani operasional penerbangan haji tahun 2026.

Sidoarjo | Jurnalperistiwa.id -Bandara Internasional Juanda kembali menunjukkan kesiapan penuh dalam melayani operasional penerbangan haji tahun 2026. Setelah sukses menuntaskan fase embarkasi gelombang pertama dengan catatan ketepatan waktu penerbangan mencapai 100 persen, kini Bandara Juanda resmi melayani keberangkatan gelombang kedua jemaah calon haji menuju Arab Saudi.

Memasuki hari pertama embarkasi gelombang kedua pada Kamis (7/5/2026), sebanyak 1.900 jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kloter 57 hingga 61 diberangkatkan langsung menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz menggunakan maskapai Saudia Airlines. Para jemaah berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik hingga Kabupaten Kediri.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa pelayanan embarkasi gelombang kedua berjalan lancar berkat koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder terkait.

“Hari ini terdapat lima kloter embarkasi gelombang kedua dengan jadwal penerbangan pukul 08.15, 10.15, 14.40, 18.20, dan 19.15 WIB yang terbang langsung dari Surabaya menuju Jeddah. Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar dan kami terus menjaga koordinasi demi memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” ujarnya saat melepas keberangkatan kloter 59 yang membawa 376 jemaah.

Untuk memastikan kenyamanan para tamu Allah selama proses keberangkatan, pihak bandara telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di ruang tunggu, seperti toilet, mushola, elevator, eskalator, travelator, dispenser air minum hingga lounge khusus. Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia melalui penyediaan kursi roda, akses lift prioritas serta pendampingan khusus.

Tidak hanya itu, layanan keimigrasian Makkah Route juga kembali dioperasikan di Bandara Juanda guna mempercepat proses kedatangan jemaah di Arab Saudi.

Di sisi keamanan, bandara turut menyiapkan personel aviation security (avsec) lengkap dengan perangkat pemeriksaan seperti Walkthrough Metal Detector (WTMD), Handheld Metal Detector (HHMD), dan x-ray yang ditempatkan di Asrama Haji Sukolilo. Seluruh proses pemeriksaan keamanan, imigrasi, dan bea cukai bahkan telah dilakukan sejak para jemaah berada di asrama haji sebelum menuju bandara.

Menurut Muhammad Tohir, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama selama operasional haji berlangsung.

“Kami ingin memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan nyaman. Mohon doa restu masyarakat agar seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan jamaah berjalan lancar,” tambahnya.

Sebelumnya, embarkasi gelombang pertama yang berlangsung pada 22 April hingga 6 Mei 2026 telah sukses memberangkatkan 56 kloter menuju Madinah dengan total 21.246 jemaah calon haji. Capaian On Time Performance (OTP) sebesar 100 persen menjadi bukti kesiapan operasional dan sinergi seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia.(Red)

Editor : Redaksi