Surabaya | Jurnaleristiwa.id. - Sinergi antarinstansi kembali diperkuat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur (DJP Jatim) menggelar audiensi strategis bersama Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) di Selasar Semeru, Mapolda Jatim. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat koordinasi guna mendukung kepatuhan perpajakan dan menjaga kepastian hukum di wilayah Jawa Timur.
Audiensi tersebut dihadiri Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I Max Darmawan, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Arridel Mindra, serta perwakilan Kanwil DJP Jawa Timur III, Rachmad Auladi selaku Kepala Bidang P2IP, beserta jajaran. Turut hadir pula para pejabat utama Polda Jatim sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Max Darmawan menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah strategis untuk membangun sinergi yang lebih kokoh. “Kolaborasi ini penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus memastikan pelaksanaan ketentuan perpajakan berjalan optimal,” ujarnya.
Senada, Arridel Mindra menyoroti pentingnya peran kepolisian dalam mendukung pengawasan perpajakan. Menurutnya, kerja sama ini akan memperkuat sistem pengawasan agar berjalan lebih efektif, adil, dan sesuai regulasi. Sementara itu, Rachmad Auladi menambahkan bahwa kolaborasi juga diarahkan pada peningkatan edukasi perpajakan kepada masyarakat, dengan pendekatan persuasif dan terukur guna mencegah potensi pelanggaran.
Di sisi lain, Kepala Polda Jatim Nanang Avianto menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi melalui berbagai strategi dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara. “Pajak memiliki peran vital dalam pembangunan, dan manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara DJP dan Polda Jatim. Dengan sinergi yang semakin solid, kedua instansi diharapkan mampu menciptakan koordinasi yang efektif, menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kepatuhan perpajakan, serta mendorong optimalisasi penerimaan negara demi pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur.(Red)
Editor : Redaksi