Surabaya | Jurnal Peristiwa.ID - Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I terus memperkuat edukasi perpajakan dengan menggelar Sosialisasi Implementasi sekaligus Penandatanganan Berita Acara Program Inklusi Kesadaran Pajak tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Penyuluhan Lantai 8 Kanwil DJP Jawa Timur I.
Program ini menjadi langkah konkret DJP dalam menanamkan nilai kesadaran pajak sejak dini kepada generasi muda melalui integrasi dalam sistem pendidikan. Upaya tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter pelajar yang memahami peran strategis pajak dalam pembangunan nasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, bersama lima kepala sekolah perwakilan SMA Negeri di Surabaya, yakni Dr. Muhammad Romli, Dra. Titik Hariani, Drs. Abdul Razzaq, Sunawan Hadi Santoso, serta Zaenal Arifin.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Berita Acara sebagai bentuk komitmen bersama antara Kanwil DJP Jawa Timur I, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, dan pihak sekolah dalam mengimplementasikan nilai-nilai kesadaran pajak di lingkungan pendidikan.
Program Inklusi Kesadaran Pajak sendiri merupakan inisiatif DJP yang telah berjalan sejak 2013. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan materi perpajakan ke dalam kurikulum secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan, serta terus diperluas hingga jenjang pendidikan menengah seiring kebutuhan pembangunan nasional.
Melalui sosialisasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mendasar mengenai perpajakan, mulai dari konsep pajak, jenis, objek dan subjek pajak, hingga hak dan kewajiban perpajakan. Selain itu, dibahas pula metode implementasi materi kesadaran pajak dalam proses pembelajaran di sekolah.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur I, Lusi Yuliani, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya sadar pajak. Ia menyebut sinergi antara DJP dan dunia pendidikan sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi yang taat pajak.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap nilai-nilai kesadaran pajak dapat tertanam sejak bangku sekolah, sehingga generasi muda memiliki pemahaman yang kuat dalam memenuhi kewajiban perpajakan di masa depan,” ujarnya.
Ke depan, Kanwil DJP Jawa Timur I berkomitmen untuk terus memperluas implementasi program ini melalui edukasi berkelanjutan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi terwujudnya masyarakat yang sadar dan patuh pajak.(Red)
Editor : Redaksi