Bocah Sembilan Tahun Yang Hilang di Bengawan Solo Selesai bermain bola

Petugas timsar evakuasi boca 9 tahun tengelam
Petugas timsar evakuasi boca 9 tahun tengelam

Lamongan | Jurnalperistiwa.id – Duka mendalam menyelimuti tepian Bengawan Solo pagi ini. Setelah belasan jam berjibaku dengan derasnya arus dan gelapnya malam, tim SAR gabungan akhirnya menemukan raga tak bernyawa AF, bocah sembilan tahun yang hilang ditelan sungai usai cerianya bermain bola pada Jumat petang.

 

Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat sore, 3 April 2026. Korban berinisial AF, seorang pelajar madrasah asal Desa Laren, awalnya sedang asyik bermain sepak bola bersama rekan-rekan sebayanya.

 

Usai berolahraga, korban berniat membersihkan diri dengan mandi di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Dusun Ketintang. Namun nahas, arus sungai yang kuat membuat korban terseret hingga akhirnya dilaporkan tenggelam.

 

Mendapat laporan warga, jajaran Polres Lamongan bersama BPBD, Basarnas, dan warga setempat langsung bergerak melakukan pencarian manual. Namun, kendala medan dan kondisi cahaya yang minim pada Jumat malam membuat operasi SAR sempat dihentikan sementara demi keamanan petugas.

 

Pencarian kembali dilanjutkan secara masif pada Sabtu pagi, 4 April 2026. Tim gabungan menyisir sepanjang aliran sungai dengan radius yang lebih luas.

 

Tepat pada pukul 10.45 WIB, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung, berjarak kurang lebih 50 meter dari titik awal lokasi tenggelam. Isak tangis keluarga pecah saat petugas mengevakuasi jenazah korban dari permukaan air.

 

“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB berkat kerja sama maksimal antara tim gabungan dan masyarakat. Kami mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan anak-anak. Mohon hindari aktivitas di area berbahaya seperti waduk maupun aliran Bengawan Solo,” terang Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid.

 

Pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas kini mulai memasang papan peringatan di titik-titik rawan sepanjang sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

Saat ini, jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk segera dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. 

 

(Fathur Roziq)

Editor : Redaksi