Tangkal Hoaks di Era Digital, Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Perkuat Sinergi dengan Wartawan

Tangkal Hoaks di Era Digital, Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Perkuat Sinergi dengan Wartawan
Tangkal Hoaks di Era Digital, Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Perkuat Sinergi dengan Wartawan

SURABAYA | Jurnalperistiwa.id – Di tengah derasnya arus informasi digital yang tak terbendung, langkah preventif menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menyadari tantangan tersebut, Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak atau yang dikenal dengan KP3 Surabaya, memperkuat sinergi strategis bersama insan pers guna menangkal penyebaran hoaks dan dis informasi.

Melalui silaturahmi yang digelar pada Selasa (24/02/2026), IPTU Suroto, SH selaku Kasih Humas KP3 menegaskan bahwa kemitraan antara kepolisian dan wartawan bukan sekadar hubungan formal kelembagaan, melainkan kolaborasi substantif dalam menjaga ruang publik tetap sehat, edukatif, dan berimbang.

Menurut IPTU Suroto, di era digital saat ini, kecepatan informasi seringkali tidak diimbangi dengan akurasi. Di sinilah peran penting media sebagai penyambung lidah publik sekaligus filter informasi yang bertanggung jawab.

“Kolaborasi antara Polri dan komunitas media menjadi kunci menjaga stabilitas kamtibmas. Kami ingin memastikan setiap informasi yang sampai ke masyarakat adalah berita yang benar, faktual, dan tidak menyesatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polres KP3 berkomitmen menjunjung tinggi kebebasan pers serta membuka ruang komunikasi dua arah yang transparan dan profesional. Jika terdapat kendala dalam akses informasi, pihaknya siap berdiskusi dan mencari solusi bersama demi kepentingan publik.

Langkah ini juga menjadi bentuk adaptasi institusi kepolisian terhadap dinamika komunikasi modern. Tidak hanya bersinergi dengan media arus utama, namun juga merangkul komunitas media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik.

IPTU Suroto menekankan bahwa keterbukaan informasi merupakan benteng utama melawan hoaks. Kecepatan klarifikasi dan respons yang sigap dari kepolisian dinilai mampu meredam spekulasi liar yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Perak.

Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun kepercayaan publik. Wartawan diberi ruang untuk menyampaikan masukan terkait mekanisme penyampaian informasi, sementara kepolisian memastikan transparansi dan responsivitas tetap terjaga.

Dengan semangat kebersamaan dan komunikasi yang konstruktif, Humas KP3 optimistis kemitraan ini akan menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks serta menjaga Surabaya tetap aman, tertib, dan harmonis di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.(red) 

Editor : Redaksi