SURABAYA | Jurnalperistiwa.id – Kota Surabaya kembali dilanda cuaca ekstrem. Sebuah video amatir yang merekam detik-detik mencekam atap Gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya beterbangan akibat terjangan angin kencang viral di media sosial pada Rabu (21/1/2026). Peristiwa ini sontak menyita perhatian publik karena terjadi di kawasan padat lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi di sisi Gedung Pengadilan Negeri Surabaya yang berdekatan dengan akses menuju Jalan Merapi, Jalan Arjuno. Dalam rekaman video singkat yang beredar luas, tampak material atap gedung yang diduga berupa seng atau galvalum terlepas dari rangka bangunan, melayang tak terkendali diterpa angin, sebelum akhirnya jatuh ke arah jalan raya.
Cuaca di sekitar Jalan Arjuno saat kejadian memang tengah berada dalam kondisi tidak bersahabat. Hujan deras disertai angin berkecepatan tinggi dilaporkan melanda kawasan tersebut sejak siang hari, sehingga meningkatkan risiko terjadinya insiden serupa.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut dan panik mendengar suara keras dari arah gedung pengadilan. Salah satu saksi mata yang saat itu tengah berteduh di sekitar lokasi menuturkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan tidak terduga.
“Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari atas gedung. Ternyata atapnya lepas dan terbang ke jalan bawah,” ujar salah satu warga.
Nahas, material atap yang beterbangan tersebut jatuh tepat mengenai sebuah mobil angkutan umum (angkot) yang tengah melintas menuju arah Jalan Merapi. Akibat kejadian itu, angkot mengalami kerusakan pada bagian bodi kendaraan. Beruntung, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini sempat memicu kepanikan para pengendara yang melintas di Jalan Arjuno. Arus lalu lintas dilaporkan melambat akibat serpihan material atap yang berserakan di badan jalan. Warga sekitar bersama petugas keamanan setempat bergerak cepat melakukan evakuasi material berbahaya guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait total kerugian materiil akibat insiden tersebut. Selain itu, pengecekan terhadap keamanan dan kekuatan konstruksi atap Gedung Pengadilan Negeri Surabaya juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terulangnya kejadian serupa, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
(red)
Editor : Redaksi