RS Kemenkes Surabaya dan ARSADA Jatim Dorong Transformasi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi

RS Kemenkes Surabaya berkolaborasi dengan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Jawa Timur mengadakan forum strategis guna memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi penerapan konsep Rumah Sakit Berbasis Kompetensi.12/12/2025
RS Kemenkes Surabaya berkolaborasi dengan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Jawa Timur mengadakan forum strategis guna memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi penerapan konsep Rumah Sakit Berbasis Kompetensi.12/12/2025


Surabaya —jurnalperistiwa.id  RS Kemenkes Surabaya berkolaborasi dengan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Jawa Timur mengadakan forum strategis guna memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi penerapan konsep Rumah Sakit Berbasis Kompetensi.12/12/2025

 

Kegiatan ini menjadi wadah diskusi para pimpinan RSUD se-Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan sumber daya manusia, serta tata kelola rumah sakit yang selaras dengan arah transformasi sistem kesehatan nasional.


Forum dibuka oleh Plh Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, Martha Muliana L. Siahaan, MARS. Dalam sambutannya,12/12/2025 ia menekankan bahwa rumah sakit modern dituntut memiliki tenaga kesehatan yang kompeten, dukungan teknologi medis mutakhir, serta pengambilan keputusan berbasis data untuk menjamin mutu dan keselamatan pasien.

Paparan utama mengenai konsep Rumah Sakit Berbasis Kompetensi disampaikan oleh Ratih Dwi Lestari, MARS. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan transformasi rumah sakit sangat bergantung pada sinergi antara kompetensi SDM, sistem keselamatan pasien, dan efektivitas pelayanan yang terintegrasi secara menyeluruh.

Ketua ARSADA Jawa Timur, dr. Atok Irawan, turut memaparkan langkah strategis yang perlu dilakukan RSUD dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan saat ini.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga medis, penguatan manajemen kinerja, serta pemenuhan standar pelayanan nasional merupakan faktor krusial agar rumah sakit daerah mampu bersaing dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, RS Kemenkes Surabaya memperkenalkan sejumlah layanan unggulan yang memperkuat perannya sebagai pusat rujukan di kawasan Indonesia Timur. Salah satunya adalah layanan PET Scan pertama di Jawa Timur,

yang dipresentasikan oleh Tri Pera Sucianti, sebagai teknologi diagnostik berpresisi tinggi untuk mendukung deteksi kanker dan berbagai kelainan organ. Selain itu, diperkenalkan pula layanan Radioterapi untuk Pusat Kanker RSUP Kemenkes Surabaya oleh dr. Donald, Sp.OnkRad, yang menegaskan kesiapan rumah sakit dalam menyediakan terapi radiasi terpadu bagi pasien dari berbagai provinsi.

Melalui forum ini, RS Kemenkes Surabaya kembali menegaskan komitmennya sebagai Super Hub Rujukan Indonesia Timur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan diagnostik dan terapi kanker,

pengembangan layanan unggulan Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU), serta peningkatan kompetensi SDM secara berkelanjutan demi pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas. (wati)

Editor : Redaksi