Miris! Proyek Jembatan di Jalan Dupak Masigit Gang 9 Mangkrak 4 Bulan, Warga Jadi Korban

Miris! Proyek Jembatan di Jalan Dupak Masigit Gang 9 Mangkrak 4 Bulan, Warga Jadi Korban, Dimana Pengawasan Pemerintah

jurnalperistiwa.id
Miris! Proyek Jembatan di Jalan Dupak Masigit Gang 9 Mangkrak 4 Bulan, Warga Jadi Korban Dimana Pengawasan Pemerintah

Surabaya – jurnalperistiwa.id, 

Warga Jalan Dupak Masigit Gang 9, Surabaya, kini harus menanggung akibat dari proyek pembangunan jembatan yang mangkrak selama lebih dari empat bulan tanpa kejelasan. Ironisnya, proyek yang diduga dibiayai oleh anggaran pemerintah tersebut justru menimbulkan korban di kalangan warga sekitar karena kondisi jembatan sementara yang hanya terbuat dari bambu dan sangat berisiko.

Baca juga: *AMI: Selama Israel Menjajah Palestina, Tak Ada Tempat Bagi Mereka di Negeri Ini*

Dari pantauan awak media di lokasi, ditemukan papan informasi proyek yang tidak jelas dan tidak lengkap. Bahkan, papan proyek yang terpasang diduga bukan milik proyek di Gang 9, melainkan bekas papan proyek di Gang 7, yang kini terpasang di lokasi berbeda tanpa penjelasan resmi. Hal ini menimbulkan dugaan adanya “proyek siluman” yang tidak transparan dan melanggar prinsip keterbukaan publik.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.

“Kami sangat menyesal proyek ini tidak segera diselesaikan. Sudah empat bulan terbengkalai, banyak warga yang jatuh, terutama ibu-ibu yang lewat jembatan bambu sementara itu. Kami berharap Pak Eri Cahyadi bisa turun langsung dan mengecek proyek-proyek pemerintah seperti ini agar sesuai SOP, bukan asal-asalan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca juga: Warga Bulak Cumpat Barat Keluhkan Proyek U-Ditch dan Paving Asal Jadi Dan Belom Tuntas


Warga juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak LPMK dan kelurahan setempat, yang dinilai kurang memperhatikan keselamatan masyarakat. Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga yang hendak ke pasar Dupak—lokasi yang berada di antara dua wilayah RW, yakni RW 02 Dupak Jaya dan RW Dupak Masigit. Setiap hari, banyak pejalan kaki melintas di jembatan tersebut, terutama ibu-ibu yang berbelanja ke pasar.

“Kalau terus begini, kami khawatir akan ada korban berikutnya. Sudah beberapa kali warga terpeleset saat lewat. Mohon pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban lebih banyak,” tambah warga lainnya.

Baca juga: Prabowo: Polisi Terluka Saat Ricuh Akan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak pelaksana proyek maupun pejabat terkait yang memberikan klarifikasi resmi. Kondisi di lapangan menunjukkan tidak ada aktivitas pekerjaan yang berjalan, sementara papan proyek yang terpasang tidak mencantumkan informasi dasar seperti nama kontraktor, nilai proyek, dan waktu pelaksanaan sebagaimana mestinya.

Warga berharap Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas DSDABM  dan pihak pengawasan proyek, segera menindaklanjuti temuan ini. Proyek infrastruktur publik yang mangkrak tanpa pengawasan tidak hanya menimbulkan kerugian negara, tetapi juga mengancam keselamatan warga yang seharusnya dilindungi oleh pembangunan itu sendiri.(red) 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru