Surabaya – Enam lembaga swadaya masyarakat (LSM) dijadwalkan akan mendatangi kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas pada tanggal 30 September Selasa depan, untuk menyampaikan sejumlah tuntutan Aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3AI).
Menurut perwakilan LSM, pelaksanaan program P3AI di Kabupaten Sampang dan Sumenep diduga hanya dijadikan ajang “bancakan” oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka menilai banyak kejanggalan dan temuan di lapangan yang bahkan telah mencuat ke pemberitaan media online.
“Temuan-temuan dari teman-teman LSM dan wartawan ini tidak bisa diabaikan. Kami akan turun aksi meminta pihak BBWS Brantas Jawa Timur segera Turun Gunung jangan Hanya diam diri di Ruangan yang Sejuk, serta memanggil KMB dan TPM untuk mengevaluasi kinerjanya, khususnya di Sampang dan Sumenep,” tegas salah satu perwakilan LSM.
Baca juga: Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Ngawi Ngopi Bareng Komunitas Ojol Beri Edukasi Kamseltibcarlantas
Salah Satu Korlap Aksi, juga Meminta sebelum program P3AI tahap kedua dikeluarkan keputusan menterinya (kepmen), BBWS harus memastikan tahap pertama selesai 100 persen dan dikerjakan Secara Aturan. Tuntutan kami kepada Kepala BBWS Brantas nantinya untuk segera mengambil langkah tegas agar tidak terjadi penyalahgunaan program yang seharusnya berpihak pada masyarakat.
“Kami perwakilan dari enam LSM yang sekaligus Korlap Aksi nanti menegaskan, hentikan dulu program P3AI tahap dua sampai ada kepastian tahap pertama benar-benar rampung sesuai aturan,” tegasnya.
Baca juga: Polres Kediri Kota Bersama TPID Sidak Beras Premium di Sejumlah Pasar Modern
Aksi nanti ini disebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat sipil dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek pemerintah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar petani dan masyarakat desa.(Red)
Editor : Redaktur