Rembang | Jurnalperistiwa.id - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting sebagai lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa dan negara.
Baca juga: Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.
Menurut Kapolri, peran ulama telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa. Sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, ulama bersama umara telah berjuang untuk menjaga bangsa dan negara.
“Ulama menjadi lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa dan negara,” ujar Kapolri.
Baca juga: Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045
Kapolri mengatakan, peran tersebut tetap dibutuhkan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini. Terlebih, Indonesia memiliki keberagaman yang harus terus dijaga dan dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan.
Bagi Polri, bimbingan dan doa para ulama juga memiliki arti penting dalam mendukung personel menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.
Baca juga: Kapolri Bersama Gus Baha: Jaga Persatuan agar Indonesia Terus Tumbuh dan Maju
Kapolri pun berharap kebersamaan ulama dan umara terus terjaga untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.
(Opick)
Editor : wartawan