BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi bersama UPTD Puskesmas Benculuk memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) kepada Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kecamatan Cluring. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Surodilogo, Kecamatan Cluring, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program UKS/M di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran dan fungsi Tim Pembina UKS/M serta pentingnya upaya promotif dan preventif kesehatan di satuan pendidikan.
Baca juga: Layanan SIM Keliling Terus Bergerak, Kini Sambangi Warga Gambiran
Camat Cluring, Titik Handayani, S.E., membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menyampaikan pentingnya sinergi dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, sekolah, serta berbagai pihak terkait dalam mendukung keberhasilan program UKS/M.
Titik Handayani berharap keberadaan Tim Pembina UKS/M dapat semakin aktif dalam mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, bersih, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun sektor kesehatan, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap kesehatan anak-anak di Kecamatan Cluring semakin terjaga dan mereka dapat mengikuti proses belajar dengan lebih optimal,” demikian pokok arahan Camat Cluring.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Benculuk sekaligus Kepala Puskesmas Tampo, Hj. Tatiek Setyaningsih, S.ST., M.Mkes, memberikan arahan terkait pelaksanaan UKS serta screening kesehatan anak sekolah.
Baca juga: Panen Jagung di Srono, Polresta Banyuwangi Perkuat Dukungan terhadap Swasembada Pangan
Ia menjelaskan bahwa screening kesehatan merupakan salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sejak dini. Dengan pemeriksaan secara berkala, berbagai gangguan kesehatan pada anak diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Hj. Tatiek berharap pelaksanaan UKS di sekolah tidak sekadar menjadi kegiatan administratif, tetapi benar-benar diterapkan sebagai bagian dari upaya membangun perilaku hidup bersih dan sehat bagi peserta didik.
Ia juga berpesan kepada seluruh Tim Pembina UKS/M agar meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak sekolah serta Puskesmas. Menurutnya, keterlibatan semua unsur sangat diperlukan agar upaya peningkatan kesehatan anak sekolah dapat berjalan secara berkesinambungan.
Baca juga: Jagung Kradenan Terus Dipantau, Polresta Banyuwangi Jaga Momentum Ketahanan Pangan
“Anak sekolah merupakan generasi penerus yang harus kita jaga kesehatannya. Melalui UKS dan screening kesehatan, kita bersama-sama melakukan deteksi serta pencegahan sejak dini. Harapannya, setiap permasalahan kesehatan anak dapat diketahui dan ditangani lebih cepat,” menjadi pesan utama Kepala Puskesmas Benculuk.
Kegiatan bimtek tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas Tim Pembina UKS/M Kecamatan Cluring dalam menjalankan program kesehatan sekolah. Selain itu, sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mewujudkan sekolah yang sehat serta mendukung terciptanya generasi Banyuwangi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi