Peringati HUT ke-2 PT Angkasa Pura Indonesia, Bandara Juanda Salurkan Sembako, Santunan Anak Yatim dan 7.000 Bibit Pohon

jurnalperistiwa.id
Memasuki usia dua tahun, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Juanda menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan

SIDOARJO / jurnalperistiwa.id - 9 September 2026 — Memasuki usia dua tahun, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Juanda menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 tersebut diwujudkan melalui sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan. Di antaranya penyaluran 125 paket sembako bagi pasien Tuberkulosis (TBC), pemberian santunan kepada 60 anak yatim, serta program penghijauan dengan menyiapkan 7.000 bibit pohon yang akan ditanam di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: FKLL Surabaya Tetapkan Strategi Tekan Angka Kecelakaan di Kecamatan Genteng

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Bandara Internasional Juanda terhadap masyarakat sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Muhammad Tohir, General Manager Bandara Internasional Juanda, kepada perwakilan Pemuda Peduli Lingkungan Asri & Bersih Sidoarjo, keluarga pasien TBC, serta Panti Asuhan Laksamana Moeljadi.

Sebanyak 125 paket sembako disalurkan kepada pasien TBC sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan. Sementara santunan diberikan kepada 60 anak yatim sebagai wujud perhatian perusahaan terhadap generasi penerus.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.

Tidak hanya bergerak di bidang sosial, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi perhatian dalam rangkaian peringatan HUT ke-2 PT Angkasa Pura Indonesia.

Baca juga: FKLL Kota Surabaya Rumuskan Strategi Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Bubutan

Sebanyak 7.000 bibit pohon, yang terdiri dari jenis tabebuya, rosea, dan pule, disiapkan untuk ditanam di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Program penghijauan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas ruang hijau, sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem.

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, momentum HUT ke-2 menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk semakin memperkuat semangat berbagi dan memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Melalui momentum HUT ke-2 ini, kami ingin terus memperkuat semangat berbagi dan memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Bantuan TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan lingkungan,” ujar Muhammad Tohir.

Menurutnya, kegiatan TJSL juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, serta para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional Bandara Internasional Juanda.

Baca juga: Era Baru PAMDI Jatim Dimulai! Jaka Siswanto. Ketua DPC PAMDI Sidoarjo Sambut Kepemimpinan Khurotin Elvira dengan Optimis

Berbagai program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif yang tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Memasuki tahun kedua perjalanan PT Angkasa Pura Indonesia, Bandara Internasional Juanda berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan Indonesia.

Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan perusahaan untuk tumbuh tidak hanya sebagai pengelola layanan kebandarudaraan, tetapi juga sebagai institusi yang hadir dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru