BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Srono–Genteng, tepatnya di depan SPBU Sumbersari, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah kendaraannya bertabrakan dengan Honda Scoopy.
Korban meninggal dunia ialah MA (57), warga Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia mengendarai Honda Supra tanpa nomor polisi. Sementara pengendara Scoopy bernomor polisi DK 5764 ZG, ARMP (14), pelajar asal Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, mengalami patah tulang tangan kanan dan luka benturan di kepala.
Baca juga: Pemdes Wringinrejo Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA, mengatakan kecelakaan bermula ketika ARMP melaju dari arah timur menuju barat.
Saat bersamaan, MA mengendarai Honda Supra dari arah barat menuju timur melalui bahu jalan sisi selatan. Setibanya di lokasi kejadian, MA berbelok dan menyeberang menuju sisi utara jalan.
“Karena jaraknya sudah dekat, pengendara Scoopy tidak sempat menghindar sehingga menabrak sepeda motor Supra,” kata IPDA Tri Pepri.
Baca juga: Aksi Curi Cabai Tengah Malam Terbongkar, Dua Pria Asal Penataban Diamankan Warga
Akibat benturan tersebut membuat kedua pengendara terjatuh. MA mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan ARMP mengalami cedera pada tangan kanan serta luka akibat benturan di kepala.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Genteng untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.
Baca juga: Setahun Kepergian Affan Kurniawan, Kapolresta Banyuwangi Ajak Ojol Jadi Mitra Jaga Kamtibmas
Dari pemeriksaan awal, kedua pengendara diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Hingga saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan untuk kepentingan pemeriksaan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi