Semarak Kemerdekaan BRI Dorong Ekonomi Warga Desa Doudo

Reporter : Pak RW

GRESIK - Pengembangan potensi lokal menjadi salah satu cara BRI mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Melalui program Desa BRILiaN, pendampingan diarahkan agar usaha warga memiliki produk yang lebih kompetitif dan akses pasar yang semakin luas.

Komitmen tersebut ditunjukkan lewat kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI di Desa Doudo, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan momentum kemerdekaan itu dikemas dengan agenda ekonomi, sosial, kesehatan, dan hiburan masyarakat.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan Desa Doudo dipilih sebagai salah satu Desa BRILiaN karena memiliki potensi yang dapat dikembangkan bersama.

"Desa BRILiaN adalah desa terpilih yang mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi langsung dari insan BRI, khususnya Mantri BRI. Fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," ujar Reza.

Program Desa BRILiaN, lanjut dia, tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan. BRI juga mendampingi masyarakat dalam meningkatkan kualitas produk, kemasan, pemasaran, dan akses ke pasar.

Di Doudo, pendampingan menyasar sejumlah potensi usaha, di antaranya pengolahan biji mente serta budidaya Aloe Vera atau lidah buaya.

Reza menilai pengembangan usaha di tingkat desa membutuhkan proses yang berkelanjutan. Karena itu, dukungan terhadap masyarakat tidak cukup berhenti pada penyediaan modal.

"Harapannya bukan hanya produknya yang berkembang, tetapi ada perubahan dan nilai tambah yang benar-benar dirasakan warga," katanya.

Pengembangan ekonomi lokal di Doudo juga berkaitan dengan perubahan kondisi sosial masyarakat. Sebelum pandemi Covid-19, sebagian warga bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri. Ketika pandemi membuat banyak warga kembali ke desa, aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal mulai mendapat perhatian lebih besar.

Bazar Jadi Ruang Promosi Produk Warga

Kegiatan Semarak Merah Putih turut menghadirkan bazar UMKM yang menjadi ruang promosi bagi produk masyarakat. Pelaku usaha dari Desa Doudo dan sejumlah desa sekitar ikut menawarkan produk mereka.

Selain bazar, warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, aksi sosial, lomba kemerdekaan, jalan sehat, senam bersama, serta hiburan rakyat bersama OM Adella.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran BRI, Camat Panceng, Danramil dan Kapolsek Panceng, Pemerintah Desa Doudo, kepala desa sekitar, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga.

Menurut Reza, keterlibatan desa sekitar penting agar manfaat program pemberdayaan tidak berhenti di Doudo.

"Kami juga berharap kepala desa sekitar yang hadir dapat mengembangkan hal serupa di desanya masing-masing agar insan BRILiaN BRI siap hadir memberikan pendampingan," ujarnya.

Kepala Desa Doudo Sutomo menyambut positif keterlibatan BRI dalam pengembangan desa. Ia menyebut pencapaian Doudo sebagai Desa BRILiaN tidak terlepas dari kerja masyarakat, BUMDes beserta unit usaha yang dikembangkan, dan dukungan berbagai pihak.

"Kami sungguh tidak menyangka bahwa desa kami yang sangat sederhana ini mendapatkan apresiasi luar biasa berupa penyelenggaraan Gebyar Desa BRILiaN," kata Sutomo.

Ia mengapresiasi pendampingan BRI Unit Sekapuk terhadap BUMDes. Dukungan juga datang dari BRI Regional Office Surabaya dan BRI Cabang Gresik melalui program pendampingan bersama Universitas Airlangga (UNAIR).

Sejumlah Potensi Disiapkan untuk Dikembangkan

Pemerintah Desa Doudo masih menyiapkan sejumlah program untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan sumber daya desa.

Pengembangan Kampung Aloe Vera, penguatan sistem HIPAM atau Buis Desa Air, serta pengembangan kawasan Doudo Edu Wisata menjadi beberapa agenda yang tengah didorong.

Sutomo berharap kerja sama dengan BRI dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelaku UMKM dan potensi desa yang memperoleh pendampingan.

Bagi BRI, program Desa BRILiaN menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi dari tingkat desa. Penguatan kapasitas masyarakat, kelembagaan, dan akses pasar diharapkan dapat membuat potensi lokal berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas.

Warga pun menikmati kegiatan yang digelar. Poppy, salah seorang warga Desa Doudo, mengaku senang mengikuti jalan sehat dan senam bersama.

"Seru banget dan senang sekali. Kalau bisa, harapannya setiap tahun BRI mengadakan acara seperti ini lagi," tuturnya.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru