Honda Beat Hantam Belakang Bus Harapan Baru, Pelajar 14 Tahun Alami Patah Tulang

Reporter : Biro Banyuwangi
Petugas Satlantas melakukan pengecekan lokasi kecelakaan di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, Desa Setail, Genteng. Pecahan kendaraan terlihat di tepi jalan setelah Honda Beat yang dikendarai pelajar 14 tahun menabrak bagian belakang bus Harapan Baru.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, Dusun Krajan II, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Minggu (16/8/2026). Honda Beat yang dikendarai seorang Pelajar 14 tahun menabrak bus Hino Harapan Baru yang sedang berhenti untuk menaikkan penumpang.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Honda Beat bernopol P 6105 QAP dikendarai JAP (14), warga Kecamatan Genteng. Sementara bus Hino Harapan Baru bernopol AG 7659 UZ dikemudikan KK (50), warga Kecamatan Srono.

Baca juga: Tertabrak Pickup dan Mobil, Pejalan Kaki 61 Tahun Tewas di Kabat

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA., mengatakan bus melaju dari arah timur. Saat tiba di lokasi, kendaraan tersebut berhenti di sisi jalan untuk menaikkan penumpang.

“Bus sedang berhenti untuk menaikkan penumpang. Dari arah belakang, Honda Beat yang dikendarai korban melaju dengan arah yang sama,” kata IPDA Tri Pepri.

Saat itu, JAP diketahui sedang menyapa temannya yang berada di pinggir jalan. Perhatian pelajar tersebut diduga tidak sepenuhnya tertuju ke arah depan sehingga tidak menyadari bus yang berhenti di depannya.

Baca juga: M. Rofiq Azmi Bongkar "Pagar Gaib" Waduk Sido Kemplang, Minta Polisi Usut SHM di Sempadan Sungai Setail

“Pengendara motor sempat menyapa temannya yang berada di pinggir jalan. Akibat kurang memperhatikan kondisi di depan, jarak dengan bus semakin dekat,” jelasnya.

JAP tidak sempat menghindar ketika menyadari bus berada di depannya. Alhasil, motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang bus. Akibat benturan tersebut membuat JAP mengalami luka cukup serius.

Baca juga: Nguri-Nguri Semangat Perjuangan, SPPG 4 Kumendung Ramaikan Jalan Sehat

Pelajar tersebut mengalami patah tulang pada kedua kaki, tangan kanan, dan bahu kiri. Dia kemudian dievakuasi ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban sudah dibawa ke RSUD Genteng untuk menjalani perawatan. Petugas juga melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi untuk melengkapi penanganan perkara,” pungkas IPDA Tri Pepri. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru