Satlantas Polresta Banyuwangi Raih Predikat Terbaik Kelola Lalin Pelabuhan saat Operasi Ketupat Semeru 2026

Reporter : Biro Banyuwangi
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady menerima penghargaan dari Ditlantas Polda Jatim atas penilaian terbaik manajemen rekayasa lalin kawasan pelabuhan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di Hall Batu Suki Resort & Hotel, Kota Ba

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Satlantas Polresta Banyuwangi meraih penilaian terbaik dalam manajemen rekayasa lalu lintas pada area kawasan pelabuhan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 di jajaran Polda Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diterima Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P. dalam agenda Analisis  dan Evaluasi (Anev) serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Operasi Kepolisian Bidang Lantas 2026 yang diselenggarakan oleh Ditlantas Polda Jatim di Hall Batu Suki Resort & Hotel, Kota Batu, Senin (10/8/2026).

Baca juga: Bawa Semangat dan Potensi Daerah, Tiga Siswa MTsN 8 Banyuwangi Siap Wakili di Jambore Nasional XII 2026

Penilaian itu diberikan atas pengelolaan lalu lintas di kawasan pelabuhan selama pelaksanaan operasi. Rekayasa arus menjadi bagian penting mengingat jalur menuju kawasan pelabuhan ketapang maupun tanjung wangi mengalami peningkatan aktivitas kendaraan saat periode mudik dan arus balik pada Lebaran tahun ini.

Krisna mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja personel dalam mengatur pergerakan kendaraan di kawasan pelabuhan.

“Penilaian ini menjadi gambaran dari pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan personel selama Operasi Ketupat Semeru 2026,” kata Krisna.

Baca juga: Hindari Motor dari Arah Berlawanan, Mobil MBG Tabrak Belakang Truk di Kalipuro

Menurutnya, pengaturan arus dilakukan dengan melihat situasi lalu lintas secara langsung. Pola rekayasa dapat berubah ketika terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur menuju pelabuhan.

“Kami menyesuaikan rekayasa lalu lintas dengan kondisi di lapangan, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan menuju kawasan pelabuhan,” ujarnya.

Krisna menambahkan, personel Satlantas ditempatkan pada sejumlah titik untuk memantau pergerakan kendaraan. Evaluasi dilakukan selama operasi untuk menentukan langkah pengaturan berikutnya.

Baca juga: Honda Supra Belok Mendadak, Bus Gunung Harta Banting Setir hingga Tabrak Jembatan

“Pemantauan dilakukan secara berkala sehingga personel bisa segera menyesuaikan pengaturan ketika terjadi perubahan kepadatan arus,” tutur Krisna.

Penghargaan yang diterima Satlantas Polresta Banyuwangi ini menjadi suatu capaian positif yang membanggakan atas evaluasi dari Ditlantas Polda Jatim terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. (Ikhsan/Deni)

Editor : Biro Banyuwangi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru