BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Portal yang menutup sebagian akses di Simpang Empat Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, akhirnya dibongkar melalui kerja bakti, Jumat (7/8/2026). Keberadaan portal tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kendaraan roda empat.
Pembongkaran dilakukan mulai pukul 07.30 WIB. Bhabinkamtibmas Desa Tembokrejo, AIPTU H.M. Junaidi Efendi, S.H, bersama Kepala Dusun Pakurejo, ketua RT, ketua RW, dan warga bergotong royong melepas portal yang selama ini berdiri di simpang empat tersebut.
Baca juga: Warga Binaan Lapas Banyuwangi Siap Meriahkan HUT RI ke 81 dengan Berbagai Perlombaan
Plt Kapolsek Muncar, AKP Kusmin, S.H., mengatakan, keputusan membongkar portal diambil setelah mempertimbangkan aspek keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, lebar jalan yang menyempit akibat portal membuat kendaraan roda empat tidak dapat berpapasan dengan aman.
"Portal ini justru menjadi titik yang membahayakan. Kendaraan roda empat tidak bisa saling berpapasan sehingga potensi kecelakaan cukup tinggi," kata AKP Kusmin.
Setelah portal dibongkar, ruang gerak kendaraan menjadi lebih leluasa. Arus lalu lintas di simpang empat itu pun kembali normal tanpa hambatan.
"Kini kendaraan dari dua arah dapat melintas dengan lancar. Harapannya, risiko kecelakaan juga bisa ditekan," ujarnya.
Ia juga menambahkan, pembongkaran dilakukan secara gotong royong bersama perangkat desa dan masyarakat. Langkah itu menjadi bentuk kolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna jalan.
Baca juga: Lawan Stigma TBC, Mahasiswa Unair Turun ke Desa Ringintelu Lewat Edukasi Langsung
"Kami turut mengapresiasi keterlibatan warga serta perangkat desa. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas bersama," pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai. Setelah portal dilepas, arus kendaraan di Simpang Empat Palurejo terpantau kembali lancar. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi