Sidang Tipiring, Penjual Miras yang Terjaring Razia Divonis Bersalah

Reporter : wartawan
Sidang Tipiring, Penjual Miras yang Terjaring Razia Divonis Bersalah

SIDOARJO | Jurnalperistiwa.id - Sejumlah penjual miras yang terjaring dalam razia yang digelar petugas Satpol PP Pemkab Sidoarjo beberapa waktu lalu, dibawa ke jalur hukum. Tiga pemilik usaha dan pedagang minuman keras divonis bersalah dan dijatuhi sanksi denda dalam Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang digelar di Ruang Sidang Kantor Satpol PP Sidoarjo, Rabu (5/8/2026).Sidang yang dipimpin Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Bambang Trikoro, tersebut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, Dinas Kominfo Sidoarjo, serta jajaran Satpol PP Sidoarjo.

 

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Lindungi 42.210 Pekerja Rentan Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Persidangan ini merupakan tindak lanjut dari operasi penertiban serentak di 18 kecamatan yang dipimpin Bupati Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda pada Jumat (31/7/2026) dan Sabtu (1/8/2026) lalu. 

 

Dari operasi gabungan tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan dus dan ratusan botol 

minuman keras yang dijual tanpa izin resmi.Para terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 8 tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Perda Nomor 10 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Dalam persidangan yang dimulai pukul 09.00 WIB, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) 

Satpol PP membeberkan bukti pelanggaran dari tiga lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Penyitaan terbanyak berasal dari outlet Libra Store di kawasan Kahuripan Nirwana, Kelurahan Jati, dengan penanggung jawab Andri Kurniawan. Di tempat usaha yang berkedok distributor namun menjual secara eceran ini, petugas menyita total 44 dus minuman beralkohol berbagai merek, meliputi jenis Anggur Hijau/Kawa-Kawa, Vodka Mix, 

Friendship, Tomy Stanley, Vibe, hingga minuman golongan tinggi seperti Singleton, Martell, 

dan Royal Brewhouse.

 

Di kawasan yang sama, petugas juga menindak outlet Teman Santuy yang dikelola Yunuar 

Tri Sasongkoh dengan barang bukti 1 dus (12 botol) minuman beralkohol Golongan B merek 

Tommy Stanley.Sementara di lokasi ketiga, yakni toko sembako milik Moh Riki Ardiansyah di Desa Krembung, Kecamatan Krembung, petugas mengamankan 10 botolminuman keras merek McDonald dan 3 botol Bir Bintang yang disembunyikan di antara barang dagangan.Dalam putusannya, Hakim Bambang Trikoro menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 1.000.000 

kepada terdakwa Yunuar Tri Sasongkoh dan Andri Kurniawan. Sedangkan terdakwa Moh 

Riki Ardiansyah dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 300.000. Seluruh uang denda tersebut 

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Ngobrol Pintar Bersama Kemendagri

disetorkan langsung ke kas negara.

 

Hakim mengingatkan bahwa sesuai pasal yang disangkakan, pelanggaran terhadap perda 

peredaran minuman beralkohol dapat diancam sanksi hingga 3 bulan kurungan penjara atau 

denda maksimal Rp 50 juta jika pelanggaran kembali terulang.

Selain sanksi denda, seluruh barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan akan dimusnahkan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara terbuka dalam waktu dekat.

Plt Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo, R Novianto Koesno Adi 

Putro, menegaskan bahwa penindakan hingga meja hijau ini penting untuk memberikan efek 

jera.

Baca juga: YALPK Bagikan Ratusan Kupon BBM Pertalite Gratis untuk Pengemudi Ojol, Wujud Kepedulian Sambut HUT ke-81 RI

"Kami tidak hanya melakukan penyitaan barang bukti, tetapi juga memproses para pelanggar 

melalui jalur hukum hingga ke pengadilan guna memberikan efek jera dan memastikan 

ketertiban hukum di Sidoarjo tetap terjaga," ujar Novianto.

Satpol PP Sidoarjo memastikan operasi penertiban akan terus digencarkan secara rutin, 

khususnya menjelang hari-hari besar dan di kawasan yang rawan peredaran minuman beralkohol ilegal, demi menekan angka kriminalitas serta melindungi kesehatan masyarakat.

 

 

(Wyna)

Editor : wartawan

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru