BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Sebanyak 222 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Muncar mengikuti Perkemahan Jumat-Sabtu (PERJUMSA), Jumat (31/7/2026). Mengusung tema "Satu Jiwa, Satu Rasa, Tangguh dalam Kebersamaan", kegiatan ini menjadi ajang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan bagi peserta didik baru.
Selama perkemahan, peserta tidak hanya mengikuti aktivitas kepramukaan, tetapi juga mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan dan Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) dari Koramil 0825/17 Muncar. Materi disampaikan langsung oleh Peltu Deni Erfianto, Serka Johan, dan Serda Mario.
Baca juga: Camat Muncar Tinjau Pengembangan Mangrove KTH Makmur, Dukung Inovasi Hendro Supeno
Dalam pemaparannya, Peltu Deni mengajak para siswa menanamkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta membangun sikap disiplin sejak dini. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan penting diberikan kepada pelajar sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.
"Generasi muda harus memiliki karakter yang kuat, cinta tanah air, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.
Baca juga: Ketua Komite Usulkan Empat Nama Calon Plt Kepala SMP Negeri 3 Muncar
Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak memanfaatkan media sosial dan tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah persatuan. Semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghormati harus terus dijaga, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Tak hanya penyampaian materi di dalam ruangan, personel Koramil Muncar juga melatih peserta melalui Pelatihan Baris-Berbaris (PBB). Kegiatan tersebut bertujuan membentuk disiplin, kekompakan, ketangkasan, serta kepemimpinan. Para siswa dilatih memahami teknik dasar baris-berbaris sekaligus membiasakan diri menaati setiap aba-aba dengan penuh tanggung jawab.
Baca juga: Tabrak Pejalan Kaki, Pemotor Vario Oleng Hantam Scoopy di Depan Roxy Banyuwangi
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Ratusan siswa mengikuti dengan antusias, mulai dari sesi wawasan kebangsaan hingga praktik PBB di lapangan.
Melalui tema "Satu Jiwa, Satu Rasa, Tangguh dalam Kebersamaan", kegiatan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi peserta didik baru untuk membangun karakter yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebersamaan dan nasionalisme. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi