BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala SMP Negeri 3 Muncar setelah wafatnya almarhum Sujarno, S.Pd., Ketua Komite Sekolah H. Suyoto, M.S. mengusulkan empat nama sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah.
Usulan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian komite agar proses kegiatan belajar mengajar dan tata kelola sekolah tetap berjalan dengan baik selama menunggu penetapan kepala sekolah definitif oleh pihak yang berwenang.
Baca juga: Camat Muncar Tinjau Pengembangan Mangrove KTH Makmur, Dukung Inovasi Hendro Supeno
Adapun empat nama yang diusulkan sebagai calon Plt Kepala SMP Negeri 3 Muncar adalah:
Katiman, S.Pd.
Poninten Trihandayani, S.Pd.
Ilmiyah, S.Pd.
Baca juga: Tabrak Pejalan Kaki, Pemotor Vario Oleng Hantam Scoopy di Depan Roxy Banyuwangi
Sundari Kusumawati, S.Pd.
Ketua Komite SMP Negeri 3 Muncar, H. Suyoto, M.S., mengatakan dengan kekompakan dewan guru, komite, stap TU kegiatan tetep jalan dengan semangat demi anak bangsa sukses, bahwa usulan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi dalam menentukan sosok yang dinilai mampu memimpin sekolah untuk sementara waktu.
"Kami berharap proses penunjukan Plt Kepala SMP Negeri 3 Muncar dapat segera dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan yang berlarut-larut. Siapa pun yang nantinya dipercaya, semoga dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan seluruh warga sekolah, meningkatkan mutu pendidikan, serta melanjutkan program-program baik yang telah dirintis almarhum Sujarno, S.Pd.," ujar H. Suyoto, M.S, Jumat (31/7/2026).
Baca juga: Suwito Soroti Bangku SMA/SMK Negeri Masih Kosong, Minta Kacabdin Bertindak Cepat
Ia juga menyampaikan harapannya agar seluruh guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua siswa, dan masyarakat tetap memberikan dukungan kepada pimpinan yang akan ditunjuk demi kemajuan SMP Negeri 3 Muncar.
Sebelumnya, keluarga besar SMP Negeri 3 Muncar tengah berduka atas wafatnya Kepala Sekolah, Sujarno, S.Pd. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi dunia pendidikan, sekaligus menjadi momentum untuk memastikan roda organisasi sekolah tetap berjalan secara optimal melalui penunjukan Pelaksana Tugas Kepala Sekolah sesuai ketentuan yang berlaku. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi