BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Ruas Jalan Nasional Banyuwangi–Jember di Jembatan Kajarharjo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, mulai menerapkan sistem buka-tutup pada hari ini, Selasa (21/7/2026). Rekayasa lalu lintas itu akan berlangsung selama dua bulan, seiring pekerjaan pemeliharaan berkala Jembatan hingga 22 September 2026.
Kondisi tersebut berpotensi menambah waktu tempuh, terutama bagi kendaraan yang melintasi jalur penghubung Banyuwangi– jember pada jam sibuk. Satlantas Polresta Banyuwangi telah menyiapkan pola pengaturan arus dan jalur alternatif untuk meminimalkan antrean.
Baca juga: Hari Kedua Pencarian, Satu Korban Laka Laut Grajagan Ditemukan Meninggal
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Rudi Wicaksono, S.H., mengatakan personel disiagakan di sekitar lokasi pekerjaan guna mengatur pergerakan kendaraan selama sistem buka-tutup diterapkan.
"Selama proses pemeliharaan, arus kendaraan akan diatur secara bergantian. Pengendara diminta memperhatikan isyarat petugas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di kedua arah," ujarnya.
Baca juga: Dinsos PPKB Kabupaten Banyuwangi Gelar Sosialisasi PUSPAGA di Kecamatan Sempu
Bagi kendaraan kecil yang datang dari arah Jember, Satlantas mengarahkan pengemudi menggunakan jalur alternatif satu arah. Rute tersebut dimulai dari Jalan Nasional 3/JI Jember menuju Jalan Joyo Sukarto, kemudian berbelok ke Jalan KH Afifie sebelum kembali ke Jalan Nasional menuju Banyuwangi.
Sementara kendaraan besar tetap melintas di jalur utama dengan pengaturan sesuai kondisi di lokasi pekerjaan. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional mengikuti progres pemeliharaan jembatan.
Baca juga: Tabrak Motor yang Menyeberang, Mahasiswa Asal Situbondo Meninggal
Rudi menambahkan masyarakat sebaiknya menyesuaikan waktu keberangkatan agar tidak terjebak perlambatan di sekitar Jembatan Kajarharjo.
"Jalur alternatif telah disiapkan khusus untuk kendaraan kecil dari arah Jember. Kami berharap pengguna jalan memanfaatkannya sehingga arus lalu lintas tetap terjaga selama pekerjaan berlangsung," pungkasnya. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi