BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Banyuwangi–Situbondo, tepatnya di utara pintu masuk Terminal Sritanjung, Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 08.08 WIB. Sebuah Mitsubishi Colt L300 bertabrakan dengan sepeda motor Honda Supra X 125 setelah diduga mengambil jalur berlawanan saat menyalip kendaraan di depannya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor, AFH (25), warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro mengalami luka-luka disertai patah tulang. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Santunan Yatim Piatu di SD Negeri 1 Genteng Jadi Media Pembelajaran Karakter Siswa
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Mitsubishi Colt L300 bernopol R 1365 MM yang dikemudikan AW, warga Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat tiba di lokasi kejadian, mobil tersebut berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya hingga masuk ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Supra X 125 bernopol P 4118 VD yang dikendarai korban.
Kedua pengendara sempat berupaya menghindari tabrakan. Namun, karena jarak sudah terlalu dekat, benturan depan antarkedua kendaraan tidak dapat dihindari. Pengendara sepeda motor terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka serius.
Baca juga: Hari Keempat MPLS, SMK Muhammadiyah 9 Gambiran Bekali Siswa Baru dengan Wawasan Kebangsaan
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan.
"Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan Mitsubishi Colt L300 mengambil jalur kanan saat mendahului kendaraan di depannya, kemudian bertabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," ujarnya.
Tri Pepri mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri menyalip apabila ruang pandang terbatas atau terdapat kendaraan dari arah berlawanan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain," tegasnya.
Polisi masih melanjutkan proses penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan tersebut, sementara kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. (Ikhsan/Deni)
Editor : Biro Banyuwangi